KULON PROGO - Sekitar 25 persen warga Kulon Progo telah mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kulon Progo. Program ini sekaligus dimanfaatkan untuk mendeteksi kasus aktif Tuberkulosis atau TB.
Berdasarkan data per 17 September 2026, program CKG telah menjangkau 119.172 jiwa dari total 459.782 jiwa di Kulon Progo. Peserta terbanyak tercatat di Kapanewon Wates dengan 16.469 jiwa.
Dalam pelaksanaannya, Dinkes juga menerapkan metode Active Case Finding atau ACF untuk menemukan kasus TB secara aktif. Tahun ini, target temuan kasus TB ditetapkan 665 kasus, namun hingga kini baru tercapai 299 temuan.
Sementara itu, temuan suspek TB di Kulon Progo telah mencapai 6.156 kasus, melampaui target sebanyak 3.183 kasus.
Dinas Kesehatan mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan CKG di berbagai titik. Pemeriksaan dan deteksi dini dinilai penting agar penanganan dapat segera dilakukan jika ditemukan penyakit, khususnya TB.
"Saya harap masyarakat semua bisa memanfaatkan ini untuk memeriksa kesehatan untuk menyambut Indonesia Emas. Jadi semua masyarakat bisa mengetahui tingkat kesehatannya dan bisa menjaga kesehatannya, dan preventif untuk menjaga dan menganalisa, mempersiapkan diri sebelum mudah-mudahan tidak terjadi penyakit yang memberatkan" ujar Eko Budiarto selaku Kepala Dinkes Kulon Progo.
Pemanfaatan CKG untuk pelacakan TB diharapkan dapat mempercepat penemuan kasus, sekaligus mendukung target pemerintah dalam mengeliminasi tuberkulosis pada tahun 2030.
Reperter: Bagas RBTV
Penyunting Artikel: Lindah
