YOGYAKARTA - Sebanyak tiga ribu peserta mengikuti PLN Mobile Electric 5K Series Yogyakarta yang digelar di kompleks Candi Prambanan, Minggu lalu. Kompetisi lari sejauh lima kilometer ini tak hanya menguji kecepatan dan ketahanan fisik, tetapi juga menjadi sarana kampanye gaya hidup sehat dan kepedulian terhadap transisi energi bersih.

PLN Mobile Electric 5K Series mengusung konsep speed race dengan batas waktu penyelesaian (cut-off time) selama 40 menit. Peserta juga ditantang bersaing dalam sprint di tengah lintasan untuk memperebutkan gelar Sprint king dan Sprint Queen.

Persaingan ketat terlihat sejak garis start. Salah satu peserta asal Medan, Sumatera Utara, Sihombing, berhasil menjadi juara kategori Male Open dengan catatan waktu 15 menit 12 detik.

Peserta asal Yogyakarta, Salsa, juga mengaku antusias mengikuti perlombaan. Menurutnya, persaingan kecepatan sejak awal lintasan membuat ajang ini terasa seperti balapan sesungguhnya. Kondisi lingkungan Candi Prambanan yang sejuk dan nyaman juga menambah pengalaman berlari.

General Manager PLN UID Yogyakarta, Deri Prasetio Utomo, menyampaikan format perlombaan dengan batas waktu 40 menit menuntut kesiapan fisik, kecepatan, dan strategi dari setiap peserta. Melalui kegiatan ini, PLN berharap masyarakat semakin termotivasi untuk berolahraga dan menerapkan pola hidup sehat.

Lebih dari sekadar kompetisi olahraga, PLN Mobile Electric 5K Series juga menjadi bagian dari upaya mendorong kesadaran masyarakat terhadap transisi energi bersih dan target net zero emission.

 

Reporter: Tim Kabar Jogja RBTV

Penyunting Artikel: Widya Zahra Saharani