SLEMAN - Ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta bersama elemen-elemen masyarakat yang tergabung dalam aliansi rakyat memanggil, hari Jumat petang hingga malam menggelar aksi di Bundaran UGM. Dalam aksi yang bertajuk Agustus Gelap, juga menjadi pengingat tindakan represif aparat keamanan, menyebabkan seorang mahasiswa Yogyakarta meninggal dunia.
Aksi demonstrasi yang digelar ratusan mahasiswa dan elemen masyarakat yang bertajuk Agustus Gelap ini merefleksikan berbagai persoalan yang menyebabkan kondisi Indonesia yang terus mengalami perburukan situasi, dan makin menjalarnya gurita militerisme di berbagai sektor.
Kondisi ini, juga yang kemudian menjadi penyebab semakin sulitanya rakyat memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam aksi ini, mereka juga mengingatkan kasus tewasnya wartawan Bernas, Muhammad Safruddin alias Udin 30 tahun lalu yang juga tidak terungkap pelakunya. Aksi ini diisi dengan orasi dan pemasangan poster-poster.
Meski sudah melewati jam 6 sore, aksi yang berlangsung tertib dan damai ini belum juga bubar. Tak terlihat pengamanan dari kepolisian yang terlihat mencolok.
Para demonstran menutup aksinya dengan menyalakan lilin sebagai simbol upaya rakyat mencari penerangan pada bulan Agustus gelap, dan kemudian akhiri dengan lagu darah juang.
Reporter : Widi RBTV
Penyunting Artikel : Danish
