NAGOYA, JEPANG ( RBTV)- Senyum dan gaya kalem atlet asal Kota Solo, Jawa Tengah, ternyata menjadi kekuatan tak terduga di Nagoya City General Gymnasium, Jepang.
Bagaimana tidak, di balik tampilan ramah dan halus, Gischa Zayana menyimpan ketangguhan di arena cabang olahraga boccia dalam ajang Asian Para Games 2026. Gischa Zayana berhasil mengalahkan atlet Kamboja, Sas Sorn, dengan skor telak tujuh lawan dua.
Sempat merasa gugup dan tertinggal dua angka, putri asal Solo ini mampu bangkit dan mengendalikan permainan hingga memastikan kemenangan.
Babak penyisihan Grup B pun menjadi awal yang positif bagi kontingen Merah Putih, sekaligus menjadi modal untuk menghadapi pertandingan selanjutnya.
"Tadi sedikit nervous, jadi saya menguatkan mental lagi supaya lebih tenang dan bisa bermain dengan baik. Saya berharap bisa mendapatkan hasil terbaik dan meraih medali di sini. Saya juga ingin lebih mematangkan lagi permainan saya.” ucap Gischa Zayana selaku Atlet Boccia.
Selain Gischa Zayana, Muhammad Afrizal Syafa juga berhasil mengalahkan atlet Kazakhstan dengan skor empat lawan tiga.
Muhammad Afrizal Syafa sempat tertinggal tiga angka sebelum akhirnya membalikkan keadaan dan mencetak empat angka untuk memastikan kemenangan.
“Di pertandingan sebelumnya, saya sering bertemu dan terkena poin dari lawan ini. Hari ini saya juga belum perform karena masih mencari feel permainan. Saya mencoba tetap tenang dan menikmati pertandingan. Untuk sekarang, saya berusaha memberikan yang terbaik dulu. Soal menang, saya serahkan kepada Yang di Atas.” ucap Muhammad Afrizal Syafa selaku Atlet Boccia.
Dua kemenangan ini menjadi modal positif bagi atlet boccia Indonesia untuk melanjutkan perjuangan di Asian Para Games 2026.
Reporter: Rizki Budi Pratama RBTV
Pebyunting Artikel: Purnasari Nuraini
