YOGYAKARTA - Bangun tidur seharusnya membuat tubuh terasa lebih segar. Namun, sebagian orang justru masih merasa lelah, mengantuk, hingga sulit berkonsentrasi meskipun sudah tidur selama beberapa jam. Kondisi ini bisa berkaitan dengan kualitas tidur yang kurang baik atau gangguan tidur tertentu.

Gangguan tidur tidak hanya mempengaruhi waktu istirahat pada malam hari, tetapi juga dapat berdampak pada aktivitas sehari-hari dan kualitas hidup seseorang.

Dalam artikel tinjauan berjudul Sleep Disorders: Impact on Daytime Functioning and Quality of Life yang diterbitkan dalam jurnal Expert Review of Pharmacoeconomics & Outcomes Research pada 2009, András Szentkirályi dan rekan penelitinya membahas pengaruh gangguan tidur terhadap fungsi sehari-hari dan kualitas hidup.

Sejumlah gangguan tidur, seperti insomnia dan sleep apnea, dapat berkaitan dengan rasa kantuk berlebihan pada siang hari, kesulitan berkonsentrasi, serta terganggunya aktivitas sosial maupun pekerjaan. Pada kondisi tertentu, gangguan tidur juga dapat memengaruhi kesejahteraan fisik dan psikologis.

Insomnia merupakan gangguan yang ditandai dengan kesulitan untuk mulai tidur, mempertahankan tidur, atau kembali tidur setelah terbangun. Sementara itu, sleep apnea merupakan gangguan pernapasan saat tidur yang dapat menyebabkan tidur terputus-putus dan membuat istirahat menjadi kurang optimal.

Meski demikian, rasa lelah setelah bangun tidur tidak selalu menunjukkan adanya gangguan tidur. Kondisi ini juga dapat dipengaruhi oleh pola tidur yang tidak teratur, stres, aktivitas yang padat, maupun masalah kesehatan lainnya.

Untuk membantu menjaga kualitas tidur, masyarakat dapat membiasakan waktu tidur dan bangun yang konsisten, menciptakan suasana kamar yang nyaman, serta menghindari kebiasaan yang mengganggu waktu istirahat menjelang tidur.

Apabila rasa lelah dan kantuk berlebihan terus berulang hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, masyarakat disarankan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan untuk mengetahui penyebabnya.

Tidur yang berkualitas menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Karena itu, selain memperhatikan durasi tidur, masyarakat juga perlu memperhatikan bagaimana kondisi tubuh setelah beristirahat.

PENULIS ARTIKEL: DYNA MULIA SAFITRI