KULON PROGO – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo hingga pekan ini telah menyalurkan 387 tangki air bersih ke 121 titik terdampak kekeringan. Bantuan tersebut menjangkau enam kapanewon, 23 kalurahan, dan 64 padukuhan.

Total sebanyak 2.537 Kepala Keluarga atau 6.552 jiwa menerima bantuan air bersih dari BPBD Kulon Progo untuk memenuhi kebutuhan di tengah musim kemarau.

Menindaklanjuti perpanjangan status siaga darurat kekeringan hingga akhir tahun, BPBD Kulon Progo mengusulkan tambahan alokasi sekitar 300 tangki air bersih melalui APBD Perubahan 2026.

Sebelumnya, alokasi dari APBD Murni Kulon Progo hanya sebanyak 20 tangki. Sementara itu, akumulasi distribusi air bersih setiap tahunnya tercatat fluktuatif, yakni sebanyak 1.000 tangki pada 2023, 700 tangki pada 2024, dan 26 tangki pada 2025.

“Saat ini di Kulon Progo sudah ada hampir 387 tangki. Semoga bisa lebih banyak dari itu agar masyarakat bisa tenang dengan adanya pelayanan ini” ujar Setiawan Tri Widada selaku Kepala Pelaksana BPBD Kulon Progo.

Untuk tahun 2026, distribusi air bersih kembali mengalami peningkatan. Penambahan alokasi diusulkan sebagai langkah antisipasi kebutuhan air bersih masyarakat, menyusul perpanjangan status siaga darurat kekeringan hingga akhir tahun berdasarkan prakiraan BMKG.

 

Reporter: Bagas RBTV

Penyunting Artikel: Lindah