BANTUL - Meluasnya krisis air bersih di Kabupaten Bantul membuat sebagian warga, khususnya di wilayah pegunungan, kesulitan mendapatkan air layak konsumsi. Untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari, Satbrimob Polda DIY menghadirkan layanan mobil water treatment yang mampu mengolah air menjadi layak digunakan dan dikonsumsi masyarakat.
Layanan ini dihadirkan melalui kerja sama Satbrimob Polda DIY bersama Pemerintah Daerah DIY dan Pemerintah Kabupaten Bantul. Mobil water treatment tersebut ditinjau langsung di Pedukuhan Ngrancah, Kalurahan Sriharjo, Kapanewon Imogiri.
Air yang bersumber dari Sungai Oya diolah melalui sistem penyaringan bertahap, mulai dari penyaringan partikel berukuran besar hingga kecil. Proses pengolahan kemudian dilanjutkan dengan penyinaran ultraviolet atau UV untuk menghasilkan air yang layak konsumsi.
Kasilog Satbrimob Polda DIY, Ipda Kasworo, menjelaskan bahwa teknologi tersebut memungkinkan air dengan kondisi kurang baik diolah menjadi air siap konsumsi.
"Water treatment yang kita miliki ini mengolah sumber air yang tidak bagus menjadi air yang siap konsumsi, ataupun air yang layak untuk dipakai kebutuhan sehari-hari. Proses pertama melalui filtrasi dari mikron yang besar, lalu semakin kecil. Setelah bersih, kita akhiri dengan penyinaran UV," ujar Kasworo, selaku Kasilog Satbrimob Polda DIY.
Mobil water treatment ini memiliki kapasitas pengolahan hingga 2.500 liter air per jam. Warga di sekitar lokasi dapat memanfaatkan layanan tersebut secara gratis dengan membawa wadah masing-masing.
Kehadiran layanan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih sekaligus mengurangi risiko gangguan kesehatan di tengah meluasnya dampak kekeringan di Kabupaten Bantul.
Reporter: Delly RBTV
Penulis Artikel: Dyna Mulia Safitri
