KOTA YOGYAKARTA - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menyalurkan bantuan tanggap darurat senilai satu miliar rupiah, untuk membantu penanganan bencana gempa di Nusa Tenggara Timur. Pemda DIY juga menyiapkan  dukungan pangan dan mengupayakan keringanan biaya kuliah bagi mahasiswa asal NTT.

Kepedulian DIY untuk Nusa Tenggara Timur datang di tengah upaya penanganan dampak gempa bumi. Pemda DIY menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai satu miliar rupiah, untuk mendukung kebutuhan masyarakat terdampak bencana.

Dukungan juga datang dari sektor jasa keuangan, Bank Indonesia, OJK, dan BPBD DIY, dengan total bantuan 90 juta rupiah, yang disalurkan melalui Baznas DIY.

Untuk mahasiswa asal NTT yang tengah menempuh pendidikan di DIY, pemerintah daerah juga memberikan dukungan kebutuhan pangan.

Sekitar 400 kilogram beras disediakan setiap bulan, ditambah telur dan kebutuhan makanan lainnya.

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X menegaskan, kepedulian terhadap daerah yang tertimpa bencana, merupakan bagian dari tradisi gotong royong yang terus dijaga Yogyakarta.

“Mahasiswa Sumatera Barat dan sebagainya yang sekolah di Yogyakarta tidak bisa melanjutkan karena tidak dikirimi oleh orang tuanya. Daripada mereka belajar di Yogyakarta drop out, lebih baik pada waktu itu Pemda DIY yang membantu, bagaimana mereka tetap bisa melanjutkan pendidikan di Yogyakarta” ujar Sri Sultan Hamengku Buwono X selaku Gubernur DIY.

Bantuan ini menjadi bentuk solidaritas antardaerah, sekaligus upaya memastikan mahasiswa asal NTT di Yogyakarta tetap dapat melanjutkan pendidikan di tengah dampak bencana.

“38 juta yang disiapkan melalui Dinas Kesehatan DIY dan BPBD DIY, bantuan antara lain berupa, obat-obatan paracetamol, multivitamin, ibuprofen, antasida, cetizine, cairan infus, sarung tangan medis, dan masker” ujar Ni Made Dwipanti Indrayanti selaku Sekretaris Daerah DIY.

Salah satu mahasiswa asal NTT di Yogyakarta, Cornelisiano Ligilonga, turut merasakan dampak bencana. Ia menyebut, rumah keluarganya di NTT mengalami kerusakan cukup parah akibat guncangan gempa.

Bantuan DIY diharapkan tak hanya membantu proses tanggap darurat di NTT, namun juga menjaga para mahasiswa asal NTT di Yogyakarta, agar tetap bisa melanjutkan pendidikan di tengah situasi bencana.

Reporter : Agung RBTV

Penyunting Artikel : Danish