BANTUL - DPRD Kabupaten Bantul, mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan sosialisasi konsumsi ikan, menyusul masih rendahnya konsumsi ikan di masyarakat. Melalui program gemarikan, masyarakat diajak membiasakan konsumsi ikan untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga.

Dinas Kelautan Dan Perikanan Bantul menggelar program gemarikan, di Pedukuhan Pucung, Pendowoharjo, Sewon, Bantul. Kegiatan ini diisi dengan memasak bersama dan mengolah ikan, menjadi beragam menu kekinian yang menarik.

Dinas Kelautan dan Perikanan Bantul menyebut, program gemarikan pada anggaran perubahan dilaksanakan di 29 titik, dengan sasaran utama ibu rumah tangga. Ikan dinilai memiliki kandungan gizi penting, untuk mendukung tumbuh kembang anak.

“Kita masuk tiga besar dari bawah, karena memang budaya makan ikan di Bantul ataupun di masyarakat kita itu belum, belum tinggi seperti di contohnya di Sumatera, seperti itu. Karena kita terbiasa makan makanan yang seperti tahu, tempe, daging sapi, daging ayam” ujar Susmawati selaku Kabid PPPI DKP Bantul.

Anggota komisi C DPRD Bantul, Yulia Tumonglo, mendorong agar sosialisasi dilakukan secara luas dan berkelanjutan. Selain bergizi, ikan juga dinilai lebih terjangkau dibandingkan daging sapi, serta dapat diolah menjadi berbagai menu yang menarik.

“Konsumsi makan ikannya kalau di Bantul memang masih kurang rendah. Yang pertama salah satu penyebabnya yang pertama yaitu masalah ikannya kalau di sini memang mahal. Terus mendukung dan mendampingi masyarakat khususnya dalam kegiatan seperti ini gemar makan ikan, supaya masyarakat, saya juga salah satu gemar ikan, jadi saya harus harus mengajak kepada masyarakat untuk mengonsumsi ikan untuk lebih hidup sehat dan meningkatkan kecerdasan” ujar Yulia Tumonglo, selaku anggota DPRD Bantul. 

Warga pedukuhan pucung mengakui, konsumsi ikan di keluarga masih rendah dan belum tentu dilakukan setiap pekan.

“Makan ikan itu kurang, istilahnya kurang memasyarakat, dikarenakan apa, Mungkin harga ikan di khususnya di Bantul itu masih agak tinggi ya, gitu. Kalau di rumah insyaallah saya itu kalau ikan itu mesti satu minggu dua kali. Ya biasanya kalau anak-anak itu sukanya digoreng aja, tapi kadang-kadang saya bikin pepes” ujar Rusmiyati selaku warga Pucung.

Melalui kegiatan ini, warga berharap dapat mulai membiasakan ikan sebagai menu keluarga, setidaknya sekali dalam sepekan.

Reporter: Delly Nur Wijaya RBTV

Peyunting: Kirani Saragih