SLEMAN - Empat suporter PSS Sleman yang meninggal dunia dalam kecelakaan di jalan tol Madiun, kemarin telah dimakamkan. Mereka sebelumnya terlibat kecelakaan saat akan menuju Surabaya menonton pertandingan PSS melawan PERSEBAYA. Sementara dua orang suporter masih menjalani perawatan di rumah sakit karena cedera kepala berat.

Suasana duka menyelimuti kediaman para suporter PSS Sleman yang meninggal dunia akibat kecelakaan di tol Madiun.

Keluarga dan teman-teman korban tak kuasa menahan sedih saat melepas jenazah untuk dimakamkan. Empat korban hari ini dimakamkan di TPU sekitar rumahnya masing-masing.

Mereka adalah Novandia Dwi Adi Prakosya (19 tahun), Fajri Maulana Al Zaki (21 tahun), Iyan Fathur Ar Rozak (15 tahun), dan Rio Rahman. Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menyebut Pemkab Sleman sangat berduka atas meninggalnya empat suporter PSS Sleman.

“Sebenarnya teman-teman suporter yang ada di Sleman, ini kan melakukan pemakaman di Sleman ya, tapi memang mengalami ya. Kami hanya bisa mendoakan hari ini dan ikut tahlil di rumah korban masing-masing. Mudah-mudahan semua teman-teman ini, yang berpulang ini, amal yang meninggal, diampuni segala kesalahannya, diterima amal ibadahnya, diberikan tempat yang lebih bagus di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala, dan tentunya semua keluarga korban yang ditinggalkan ini selalu diberi ketabahan dan kekuatan” ujar Danang Maharsa selaku Wakil Bupati Sleman.

Selain empat korban meninggal dunia, masih ada dua suporter yang dirawat di dua rumah sakit di Madiun. Mereka mengalami cedera kepala berat dan harus menjalani operasi.

Sementara pengemudi mobil mengalami luka sedang dan sudah bisa dimintai keterangan oleh Polisi.

“Yang ini kondisinya tertangani di rumah sakit RSUD Caruban. Sebetulnya jadi ada dua, dua korban yang masih ada di Caruban, yang satu ada di RSUD, yang satu ada di Hermina Madiun. Sebenarnya ada tiga, ya. Ada tiga yang satu sopir, eh supir ya. Supir kondisinya baik, sudah bisa digeser dari rumah sakit, tapi melakukan, panggilan dari pihak Polres Madiun untuk dimintain keterangan” ujar Septyadi Pityanta selaku Safety And Crowd Manajer PSS Sleman.

Kecelakaan yang melihatkan minibus yang ditumpangi rombongan suporter PSS terjadi pada Minggu pagi 18 Oktober 2026 yang lalu. Total ada 15 penumpang dan sopir yang ada di dalam minibus.

Reporter: Widi RBTV

Peyunting: Kirani Saragih