SOLO - Hangabehi resmi dinobatkan sebagai Raja Keraton Surakarta, dalam Upacara Jumenengan Nata, SISKS PB XIV, di Keraton Surakarta, Jawa Tengah.
Hangabehi merupakan sosok yang ditunjuk menjadi Raja, oleh Lembaga Dewan Adat, menyusul dualisme kepemimpinan di Keraton Surakarta.
Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) sekaligus Pengageng Sasana Wilapa, GKR Koes Murtiyah Windansari, atau Gusti Moeng, mengatakan prosesi acara dimulai saat PB XIV Hangabehi keluar dari Keraton Surakarta, menuju Sithinggil.
PB XIV Hangabehi kemudian menyampaikan ikrar, atau kesanggupan untuk menjalankan amanah dan perintah para leluhur.
Setelah prosesi ikrar usai, Hangabehi menempati dampat, dan menyaksikan tarian sakrtal Bedhaya Ketawang.
“Intinya beliau bersumpah untuk meneruskan benang merah itu, beliau bersumpah untuk menjadi pengayom dan pengikat semua sentono dan abdi dalem. Di dalam tadi kita batasi yang datang ada 2.500” ujar GKR Koes Murtiyah Wandasari selaku Ketua LDA Keraton Surakarta.
Diketahui Hangabehi adalah sosok yang ditunjuk menjadi Raja oleh Lembaga Dewan Adat, menyusul dualisme kepemimpinan di Keraton Surakarta. Sebelumnya sebagian kerabat keraton sudah menetapkan Purboyo sebagai PB XIV, pada 5 November 2025 silam, usai PB XIII mangkat.
Reporter : Rizki Budi Pratama RBTV
Penyunting Artikel : Danish
