SOLO - Haul Solo memang menjadi salah satu agenda kegiatan yang menyedot animo besar warga luar daerah. Meski demikian, pasca-acara masih tersisa masalah lingkungan, yakni tumpukan sampah.

Ratusan ribu peziarah dari berbagai daerah yang menghadiri acara Haul di Kota Solo meninggalkan belasan ton sampah. Salah satu titik penumpukan terlihat di sekitar kawasan Alun-Alun Selatan Keraton Surakarta.

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, bersama petugas Dinas Lingkungan Hidup serta para relawan turun langsung membersihkan sampah di lokasi kegiatan.

Respati mengimbau seluruh elemen masyarakat, baik warga lokal maupun pengunjung, untuk bersama-sama menjaga kebersihan. Hal ini dilakukan agar fasilitas umum dapat segera digunakan kembali dan UMKM bisa kembali berdagang dengan nyaman.

"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk segera membersihkan sampah ini, supaya fasilitas umum bisa digunakan lagi dan UMKM bisa kembali berjualan. Jalanan sudah dibuka, dan saya mengimbau para wisatawan atau pengunjung, jangan sampai memberikan 'oleh-oleh' sampah. Haul memang sudah selesai, tapi pekerjaan kita belum selesai. Mari bersama-sama bersihkan sisa sampah ini" ujar Respati Ardi selaku Wali Kota Surakarta.

Berdasarkan jumlah angkutan truk, Dinas Lingkungan Hidup Surakarta memperkirakan total sampah selama lima hari penyelenggaraan Haul mencapai empat puluh ton. Banyaknya sampah dipicu oleh meningkatnya jumlah peserta tahun ini, lantaran acara puncak bertepatan dengan akhir pekan.

 

Reporter: Rizki Budi Pratama RBTV

Penyunting Artikel: Lindah