KOTA YOGYAKARTA - KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat peningkatan jumlah penumpang kereta api sebesar 12,5 persen. Peningkatan terjadi di tengah penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta akibat sebaran abu vulkanik.

Pada Minggu 6 September, KAI Daop 6 melayani 51.646 penumpang. Angka ini meningkat 12,5 persen dibandingkan minggu sebelumnya yang tercatat 45.883 penumpang. 

Peningkatan salah satunya dipengaruhi pengoperasian dua KA tambahan, yakni relasi Yogyakarta-Gambir dan Malang-Gambir.

Sementara pada Senin 7 September, KAI Daop 6 kembali menambah satu perjalanan KA Yogyakarta-Gambir. KA tambahab ini berangkat dari Stasiun Yogyakarta pukul 22.00 WIB, dengan kapasitas 200 seat eksekutif dan 240 seat ekonomi.

Dengan penambahan ini, pada Senin 7 September terdapat dua perjalanan KA tambahan Yogyakarta-Gambir, masing-masing berangkat pukul 18.20 dan 22.00 WIB. Data Senin pagi pukul 10.30 WIB menunjukkan jumlah penumpang KA tambahan Daop 6 tercatat 455 penumpang pada Minggu saat dua KA tambahan beroperasi.

Sedangkan pada Senin dengan satu KA tambahan tercatat 114 penumpang. Penambahan perjalanan ini diharapkan menjadi alternatif transportasi masyarakat, khususnya yang menuju Jakarta dan sekitarnya. 

“Pada 7 September 2026 KAI Daop 6 Yogyakarta menjalankan satu kereta api tambahan, yaitu relasi Stasiun Yogyakarta-Gambir, dengan keberangkatan pukul 18.20 dari Stasiun Yogyakarta. KAI Daop 6 Yogyakarta juga mencatat adanya peningkatan jumlah penumpang sebesar 12,5 persen dibandingkan dengan hari-hari biasanya. Masyarakat diimbau untuk dapat memanfaatkan adanya kereta api tambahan ini, tiket dapat dipesan di seluruh kanal resmi KAI, dan juga informasi seputar perjalanan kereta api dapat diikuti di kanal resmi KAI121 dan contact center KAI121” ujar Feni Novida Saragih selaku Manager Humas Daop 6 Yogyakarta.

Reporter : Agung RBTV

Penyunting Artikel : Danish