SUKOHARJO - Komisi VIII DPR RI melakukan Kunjungan Kerja ke Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sukoharjo, Jawa Tengah. Mereka memastikan penyelenggaraan Sekolah Rakyat  sesuai dengan prosedur.

Beberapa poin yang masuk tinjauan komisi VIII DPR RI yaitu terkait metode pembelajaran, infrastruktur sekolah, hingga minat belajar para siswa. Diketahui, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Sukoharjo ini berisi siswa yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Mereka berkeliling, salah satunya di ruang guru dan ruang kelas para siswa. Para Legislator juga meninjau bangunan sekolah dan gedung serba guna di sekolah tersebut.

Bentuk pengawasan ini untuk memastikan penyelenggaraan Sekolah Rakyat dapat berdampak dan tepat sasaran. Hal tersebut sesuai tujuannya, yaitu memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Tanggungan kelas juga baik, termasuk istimewa. Diharapkan nanti ke depan bisa menjadi sekolah yang unggulan menghasilkan anak-anak yang cerdas, yang berkualitas, baik secara rohaninya juga baik, secara agamanya juga baik, maupun kedisiplinan, sehingga menjadi penerus,” ujar Abdul Wachid selaku Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI.

Saat ini kuota siswa jenjang SMP dan SMA di Sekolah Rakyat Sukoharjo sudah terpenuhi, sedangkan jenjang SD memiliki 90 orang siswa

Reporter: Rizki Budi Pratama RBTV

Penyunting Artikel: Widya Zahra Saharani