SLEMAN - Berbagai kegiatan menarik digelar untuk mengisi akhir pekan masyarakat, salah satunya melalui Lomba Mancing September Ceria, yang digelar di Kolam Museum Monumen Yogya Kembali. Lomba ini tidak hanya menjadi ajang menguji keberuntungan dan ketangkasan memancing, namun juga menjadi sarana hiburan serta mempererat kebersamaan antarpeserta.
Suasana meriah terlihat di Kolam Museum Monumen Yogya Kembali, Minggu pagi kemarin. Puluhan peserta dengan peralatan pancing masing-masing tampak antusias mengikuti lomba mancing September ceria.
Sejak lomba dimulai, para peserta langsung memusatkan perhatian pada kail dan pelampung masing-masing. Peserta memiliki berbagai macam cara, termasuk memilih pakan yang tepat untuk dijadikan umpan.
Mereka berusaha mendapatkan dengan bobot terberat untuk dipilih menjadi juara 1, 2, dan 3. Selain pemenang, seluruh peserta juga berkesempatan untuk mendapatkan doorprize menarik selama waktu lomba yang digelar hingga pukul 12 siang.
Pada lomba yang baru pertama kali ini, panitia memasukkan ikan jenis lele dan bawal, dengan berat total lebih dari 1 kuintal. Peserta tidak hanya dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta, namun juga dari daerah sekitar.
“Akan kita siapkan segal sesuatu yang bisa mendukung agar bisa mengakomodir semua komunitas yang ada, jadi Monjali ini tidak hanya mancing mania, kicau mania, karaoke mania, hari ini kita coba untuk yang mancing mania. Kita targetnya hanya 200, tapi ini melebihi dari target sekitar 250-an lebih. Ikannya biasanya kita memasukkan 1 kuitnal-an tapi hari ini lebih dari itu sekitar 1 kuintal lebih 30 kilogram” ujar Nanang Dwi Narto selaku panitia lomba.
Bukan hanya mengandalkan keberuntungan, para peserta juga harus memiliki kesabaran dan strategi dalam menentukan umpan, serta membaca pergerakan ikan. Setelah waktu perlombaan berakhir, hasil tangkapan para peserta kemudian ditimbang. Peserta dengan perolehan ikan terberat dinyatakan sebagai juara pertama.
“Perasaannya senang banget, kaget karena sensasinya besar ikannya, bobot 1,3 kilogram. Sangat bagus sekali, untuk kedepannya agar bisa diadakan lomba lagi” ujar Ridwan selakuu juara 1 lomba mancing Monjali.
Lomba mancing September ceria ini diharapkan tak sekadar menjadi kompetisi, namun juga menjadi ruang rekreasi dan silaturahmi bagi masyarakat. Dengan suasana yang santai dan penuh kebersamaan, kegiatan seperti ini menjadi salah satu pilihan mengisi waktu libur, sekaligus menyalurkan hobi memancing.
Reporter : Widi RBTV
Penyunting Artikel : Danish
