KULON PROGO - Jembatan Duwet, penghubung wilayah Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Magelang, Jawa Tengah, kini dalam kondisi memprihatinkan akibat longsoran tebing di sekitar pilar jembatan. Meski garis polisi telah dipasang sebagai tanda bahaya, jembatan ini masih dilintasi warga untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

Jembatan Duwet yang berada di Kalurahan Banjarharjo, Kapanewon Kalibawang, Kulon Progo ini, merupakan salah satu jalur alternatif penghubung kedua wilayah.

Longsoran tebing di sekitar pilar jembatan menimbulkan kekhawatiran akan kekuatan konstruksi, terutama jika terjadi longsor susulan akibat aliran air saat musim hujan mendatang.

Warga berharap kerusakan tersebut segera ditangani agar tidak membahayakan pengguna jalan. selain memperpendek jarak perjalanan, jembatan duwet juga menjadi akses penting bagi warga untuk bekerja dan menuju pasar.

"Ya mungkin untuk tingkat bahaya, ini mungkin lama-lama tebing itu kalau enggak dikasih bangket lagi, itu nanti tebing itu nanti tergerus air, itu juga bahaya sekali dan nanti menimbulkan longsor lagi. Untuk harapan saya itu memang dari dinas-dinas terkait mungkin harus-harus segera mengantisipasi longsor-longsoran selanjutnya. Untuk direnovasi lagi, dibangket lagi, ini bisa kokoh kuat lagi dan masyarakat bisa menikmati untuk berjalan dengan tidak perlu risiko kecelakaan" ujar Sumari selaku warga sekitar.

Pemerintah Kalurahan Banjarharjo mengaku telah berkali-kali berkomunikasi dengan pihak terkait, untuk mendorong penanganan jembatan dan perbaikan tebing yang longsor.

“Kalau dari Pemerintah Daerah Yogyakarta atau Gubernur, itu akan dibuatkan jalan baru atau penghubung jembatan baru yang ketemu antara Jogja dengan Jogja. Tapi kalau tebingnya, ini tahun ini baru dalam proses DED untuk perencanaan. Nah mungkin mungkin bisa di tahun 2027 itu bisa pelaksanaan atau 2027 besok baru merencanakan untuk 2028, kami juga tidak tahu” ujar Susanto selaku Lurah Banjarharjo.

Meski jembatan masih dapat dilalui kendaraan, Lurah Banjarharjo mengimbau warga agar tetap berhati-hati. Pengendara diminta saling memberi jalan saat berpapasan, serta mengutamakan keselamatan selama melintas di jembatan tersebut.

 

 

Reporter: Bagas RBTV

Peyunting: Kirani Saragih