YOGYAKARTA, 30 September 2026 - Dunia pendidikan seni di Yogyakarta kembali mendapat berita yang membanggakan. Film pendek berjudul "Dihapus dari Peta" karya mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta berhasil menyabet Nest Award 2026 dalam ajang San Sebastián International Film Festival di Spanyol yang resmi diumumkan pada Jumat (25/9) lalu.
Nest merupakan program kompetisi film yang diikuti oleh mahasiswa dan menjadi bagian dari San Sebastián International Film Festival. Ajang tersebut memberikan ruang bagi sineas muda dari berbagai negara untuk memperkenalkan karya film mereka kepada lingkungan perfilman internasional. Kemenangan ini sukses membawa karya pendidikan seni dari Jogja menembus panggung global.
Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa proses pembelajaran di Perguruan Tinggi seni tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas. Mahasiswa mendapatkan kesempatan emas untuk mengembangkan kemampuan produksi film, penyutradaraan, hingga penyampaian cerita melalui keikutsertaan dalam berbagai festival dan kompetisi internasional.
Bagi ISI Yogyakarta, pencapaian ini memperlihatkan keterlibatan aktif mahasiswa dalam perkembangan industri kreatif dunia. Film sebagai salah satu bidang seni membutuhkan kemampuan menggabungkan ide, teknologi, visual, serta narasi yang kuat. Kompetisi Internasional seperti Nest menjadi ruang uji karya yang berharga sekaligus sarana memperluas pengalaman di luar lingkungan kampus.
Ajang Internasional ini sekaligus menjadi wadah apresiasi bagi karya-karya sinematografi akademis dari perguruan tinggi seni di Indonesia. Karya mahasiswa ISI Yogyakarta tersebut masuk dalam jajaran sineas muda internasional yang memperoleh penghargaan pada penutupan festival tahun 2026.
Penulis Artikel: Lindah
