KARANGANYAR, JAWA TENGAH - Gerakan Pramuka bukan sekedar kegiatan ekstrakurikuler, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan generasi muda. Hal tersebut tergambar dalam peringatan Hari Pramuka ke-65, yang digelar Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Karanganyar, Jawa Tengah, belum lama ini.

 

Berbagai atraksi ditampilkan dalam peringatan Hari Pramuka ke-65, yang digelar Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Karanganyar, Jawa Tengah, mulai dari keterampilan meluncur menggunakan tali dari gardu pandang, hingga pencak silat.

 

Keterampilan meluncur menjadi bagian dari hasil pelatihan bersama Lanud Adi Soemarmo, yang melatih keberanian, kedisiplinan, dan keterampilan anggota Pramuka.

 

Bupati Karanganyar selaku Kamabicab, Rober Christianto menegaskan, Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter kemandirian, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan generasi muda.

 

“Hari Pramuka yang ke-65 di tahun 2026, ini bukan momentum peringatan saja, pemuda-pemuda, siswa-siswa begitu terjun dalam dunia kepramukaan membuat karakter disiplin yang sangat luar biasa” ujar Rober Cristianto selaku Bupati Karanganyar.

 

Peringatan Hari Pramuka juga diisi dengan penghargaan kepada anggota yang berprestasi, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pencapaian mereka.

 

“Tujuan program maupun pembangunan yang sudah direncanakan, hal ini di tahun 2026 adalah kita mantapkan organisasi kepramukaan untuk menunjang swasembada pangan menuju Indonesia emas tahun 2045” ujar Kurniadi Maulato selaku Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Karanganyar.

 

Reporter : Heru Warsito RBTV

Penyunting Artikel : Danish