SOLO - Pemerintah menargetkan pembentukan hingga 35 ribu Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di seluruh Indonesia hingga akhir tahun 2026 mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, saat melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Desa Merah Putih di Solo. Dalam kunjungannya, Zulkifli menegaskan bahwa kehadiran Kopdes Merah Putih harus benar-benar berfungsi secara optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.

Ia menjelaskan, koperasi ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari warga, membantu perekonomian desa, sekaligus menjadi wadah pemasaran produk UMKM dan penyerap hasil pertanian lokal.

"Persiapan tanggal 15 kita bareng-bareng sudah jadi 27 ribu, insyaallah akhir tahun jadi 35 ribu. Manajernya sudah dikirim dan ditempatkan sekitar 29 ribu sekian. Kalau hanya bangunan ini saja tidak cukup, jadi koperasi ini harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa" ujar Zulkifli Hasan selaku Menko Bidang Pangan RI.

Kehadiran koperasi ini pun mendapat sambutan positif dari warga setempat karena menjual bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar. 

Salah seorang pengunjung, Rani, mengaku sangat terbantu dengan keberadaan kopdes tersebut.

"Di sini jauh lebih murah dibanding pasar di luar" ujar Rani selaku pengunjung.

Di Koperasi Desa Merah Putih ini, minyak goreng dijual seharga Rp15.000 per liter, sementara beras SPHP dibanderol sekitar Rp58.000 per kemasan.

 

Reporter: Rizki Budi Pratama RBTV

Penyunting Artikel: Lindah