YOGYAKARTA - Minum kopi setiap hari tidak selalu membuat dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh. Menurut ahli gizi, kopi tetap membantu memenuhi kebutuhan cairan harian jika dikonsumsi dalam jumlah wajar. Meski demikian, air putih tetap menjadi pilihan utama untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.
Kopi disukai banyak orang karena kandungan kafeinnya dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi rasa kantuk. Namun, kafein juga memiliki efek diuretik yang dapat membuat seseorang lebih sering buang air kecil.
Bagi kebanyakan orang dewasa sehat, konsumsi kafein hingga 400 miligram per hari umumnya dianggap aman. Jumlah tersebut setara dengan sekitar tiga hingga empat cangkir kopi seduh berukuran 237 mililiter, meskipun kandungan kafein setiap kopi berbeda.
Meski demikian, konsumsi berlebihan dapat menimbulkan gangguan tidur, kecemasan, gelisah, dan peningkatan frekuensi buang air kecil. Ibu hamil disarankan membatasi konsumsi kafein hingga 200 miligram per hari.
Orang yang sensitif terhadap kafein atau memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti gangguan jantung, ginjal, dan kandung kemih, juga perlu berhati-hati. Konsultasikan dengan tenaga kesehatan jika memiliki kondisi khusus atau sedang menjalani pembatasan cairan.
Dengan demikian, kopi tidak otomatis menyebabkan dehidrasi. Namun, masyarakat tetap harus mengutamakan air putih, membatasi konsumsi kafein, dan memperhatikan respons tubuh agar kebutuhan cairan tetap terpenuhi.
Penulis Artikel: Kirani Saragih
