YOGYAKARTA - Yogyakarta tak hanya menyuguhkan keindahan Keraton, hiruk-pikuk Malioboro, maupun ragam destinasi wisata budayanya. Di kawasan cagar budaya Kotabaru, tepatnya di Jalan Faridan M. Noto No. 21, Gondokusuman, berdiri sebuah Museum unik yang mengulas tentang dunia komunikasi rahasia, yakni Museum Sandi Yogyakarta.
Menempati bangunan cagar budaya berarsitektur Indis yang megah, Museum yang diresmikan pada 29 Juli 2008 ini mengajak pengunjung menelusuri jejak sejarah persandian dari masa ke masa. Di dalamnya dipamerkan berbagai koleksi penting, mulai dari alat penulis sandi, buku kode, hingga deretan mesin sandi bersejarah seperti tipe SN-011, SRE-KG, SR-64/A, SR-70 B, dan SRE-VI.
Tidak hanya perangkat elektronik, Museum ini juga menyimpan artefak perjuangan seperti sepeda onthel milik kurir sandi. Sekilas nampak biasa, sepeda ini sejatinya memiliki celah rahasia di bagian lampu untuk menyembunyikan dokumen dan pesan rahasia dari intaian musuh saat masa perang kemerdekaan. Pengunjung juga disuguhi fakta menarik sejarah persandian dunia, seperti metode unik masyarakat Yunani Kuno yang menuliskan pesan rahasia di atas kulit kepala yang dicukur sebelum ditutupi kembali oleh rambut yang tumbuh.
Guna menghadirkan pengalaman edukasi yang seru, Museum Sandi dilengkapi dengan fasilitas interaktif dan media pembelajaran yang memungkinkan pengunjung mencoba langsung cara kerja pembungkusan pesan rahasia (kriptografi). Kunjungan ke museum ini pun terasa interaktif dan cocok untuk semua kalangan yang ingin memahami pentingnya kerahasiaan informasi dalam sejarah bangsa.
Bagi masyarakat yang berminat berkunjung, Museum Sandi dapat diakses tanpa dipungut biaya tiket masuk alias gratis. Museum ini beroperasi pada hari Selasa hingga Kamis (09.00–18.00 WIB), Jumat (09.00–21.00 WIB), serta Sabtu dan Minggu (09.00–15.00 WIB). Sementara untuk hari Senin dan hari libur nasional, museum ini tutup. Kendati demikian, calon pengunjung dianjurkan untuk memverifikasi kembali jadwal operasional terkini sebelum melakukan kunjungan.
Reporter : Kheira
Penyunting Artikel : Danish
