Kebiasaan berpikir berlebihan atau overthinking perlu mendapat perhatian apabila mulai mengganggu aktivitas sehari-hari. Psikolog menyarankan masyarakat untuk berkonsultasi dengan tenaga profesional jika kondisi tersebut membuat seseorang kesulitan menjalani rutinitasnya.

Psikolog Klinis Dewasa Miki Amrilya Wardati, S.Psi., M.Psi., menjelaskan bahwa mengkhawatirkan sesuatu merupakan hal yang wajar. Namun, overthinking bukan diagnosis gangguan kesehatan mental yang berdiri sendiri, melainkan dapat menjadi gejala yang perlu diperhatikan.

Seseorang perlu mempertimbangkan konsultasi apabila pikiran berlebihan mulai menimbulkan kesulitan berkonsentrasi, rasa takut untuk melakukan sesuatu, gangguan tidur, sehingga tidak nyaman saat beraktivitas.

Ia menyampaikan bahwa tenaga profesional dapat membantu menilai, apakah overthinking yang dialami dan disertai gejala lain akan berkaitan dengan kondisi kesehatan mental.

Karena itu, masyarakat perlu mengenali perubahan pada diri sendiri. Apabila muncul kondisi yang terasa tidak biasa dan mulai mengganggu kehidupan sehari-hari, konsultasi dengan psikolog atau tenaga profesional dapat menjadi langkah yang tepat.

Dengan mengenali kondisi diri dan mencari bantuan ketika diperlukan, seseorang dapat memperoleh pemahaman yang lebih tepat mengenai masalah yang dihadapi serta menentukan langkah penanganan sesuai kebutuhannya.

penulis artikel: Kirani Saragih