BANTUL - Petani di Kalurahan Parangtritis, Kretek, Bantul, menggelar panen raya bawang merah di lahan seluas 200 hektare. Panen ini menghasilkan sekitar 4.000 ton bawang merah.

Panen raya bawang merah di Kalurahan Parangtritis, Kretek, Bantul, dihadiri Kementerian Pertanian, Pemerintah Daerah DIY, dan Pemkab Bantul.

Direktur Perbenihan Ditjen Hortikultura Kementan, Muhammad Agung Sunusi, menyebut produktivitas bawang merah di lokasi tersebut rata-rata mencapai 20 ton per hektare.

Menurutnya, produksi tersebut menjadi potensi besar untuk memperkuat ketersediaan bawang merah di Bantul, dan memenuhi kebutuhan di DIY.

“Kurang lebih 200 hektare yang ada di lokasi ini, dan informasi tadi yang kita dapatkan dari petani rata-rata produktifitasnya 20 ton per hektare. Artinya 20 ton per hektare ini dengan kondisi luas lahan 200 hektare jumlahnya kurang lebih 4.000 ton. Ini tentunya memberikan sumbangsih terhadap ketersediaan bawang merah yang ada di Bantul. Dari data BPS yang ada menunjukkan bahwa sumbangsih produksi Kabupaten Bantul, 66 sampai 70 persen disuplai dari Bantul, sehingga kegiatan pengembangan bawang merah di lokasi ini sangat luar biasa” ujar Muhammaf Agung Sunusi selaku Direktur Perbenihan Ditjen Hortikultura Kementan.

Berdasarkan data BPS, sekitar 66 hingga 70 persen kebutuhan bawang merah di DIY disuplai dari Kabupaten Bantul. Kontribusi ini menjadikan Bantul memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan sekaligus stabilitas harga pangan.

Meski produksinya masih di bawah sejumlah sentra bawang merah nasional, pemerintah menilai potensi pengembangan masih terbuka. Bantul diharapkan mampu terus meningkatkan hingga mewujudkan swasembada bawang merah.

Reporter : Delly RBTV

Penyunting Artikel : Danish