BANTUL - PAUD Terpadu Kasih Ibu Ganjuran, Bantul, menerapkan pembelajaran kreatif dan ramah lingkungan melalui seni ecoprint. Kegiatan ini melibatkan perajin dan pegiat ecoprint, untuk mengenalkan seni sekaligus menumbuhkan kecintaan anak terhadap alam sejak dini.

Dalam pembelajaran kreatif dan ramah lingkungan melalui seni ecoprint ini, anak-anak diajak mengenal berbagai bahan alami, seperti daun dan bunga, kemudian menata serta menyusunnya di atas media kain.

Meski tidak semua tahap dapat dilakukan anak, proses awal hingga praktik ecoprint tetap diberikan secara langsung dengan pendampingan. Hasil karya ecoprint kemudian diterapkan pada media kaos, untuk dikenakan para siswa.

“Kita bisa memperkenalkan sejak dini untuk penggunaan pewarnaan alam, baik itu di kain, atau media lainnya, seperti  kulit, kertas, mug, serta yang lainnya. Ini adalah karya seni, bukan batik, jadi ecoprint adalah karya seni, sehingga  benar-benar kreasi masing-masing pembuat” ujar A Suharyati selaku pengusaha ecoprint.

Kegiatan ini juga melibatkan tim penilik Disdikpora Bantul, serta pelaku usaha fashion dan pegiat ecoprint.

Usai praktik, anak-anak diajak mengunjungi Galeri Artwes, untuk melihat langsung hasil karya busana ecoprint.

Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar berkarya, tetapi juga dilatih mengembangkan motorik halus, kreativitas dan kesadaran untuk menjaga lingkungan sejak dini.

“Diharapkan anak-anak bisa bekerja sama dengan pemakainya, bisa mandiri, bisa berkreatifitas, sehingga menghasilkan karya ini dengan berbagai bentuk, anak-anak sangat berinovasi dan berkreatifitas” ujar Ninik Sumartini selaku perwakilan Disdikpora Bantul. 

Reporter : Delly RBTV

Penyunting Artikel : Danish