Bantul-Pemerintah Kabupaten Bantul, menggerakkan kembali aktivitas jual beli di pasar tradisional, melalui program Gerakan belanja di Pasar Rakyat Selama Satu Jam (Gelora Sejam).

Program Gelora Sejam ini, diawali dengan mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) , di lingkungan Pemkab Bantul, untuk berbelanja di pasar tradisional secara rutin.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bantul, Fenty Yusdayati mengatakan, Gelora Sejam merupakan program sambang pasar rakyat, yang wajib diikuti ASN di lingkungan Pemkab Bantul.

Program ini digalakkan sejak awal tahun, sebagai upaya merespons keluhan pedagang terkait menurunnya aktivitas belanja masyarakat di sejumlah pasar tradisional.

Menurutnya, tingkat penurunan daya beli di setiap pasar berbeda, mengingat sebagian pedagang berjualan setiap hari, sementara lainnya hanya beraktivitas pada hari pasaran.

Selain Gelora Sejam, Pemkab Bantul menggelar berbagai acara di pasar tradisional, termasuk kegiatan hingga malam hari, salah satunya di pasar Bantul. langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan masyarakat, sekaligus menghidupkan kembali ekosistem perdagangan di pasar tradisional.

“Nanti ada temanya di setiap pasar, pagi ini kita semua akan belanja, khususnya kebutuhan sehari-hari ASN, ASN itu biasanya pada belanja di pasar Bantul. Belanja ke sini,sebagai upaya  Bupati untuk tetap menghidupkan pasar-pasar tradisional yang ada. Kita mendengar dari keluhan dari pedagang, ada penurunan. Kita tidak pungkiri bahwa, di berbagai tempat sudah muncul kios-kios, kios-kios berbagai tempat yang mendekatkan pada pembeli. Tapi kita punya fasilitas pasar ini tetap harus hidup dengan cara antar lain kita membuat event-event tertentu, kita mengerakkan ASN belanja di pasar-pasar tradisional” ujar Fenty Yusdayaty, Asisten Bidang Ekonomi dan  Pembangunan Setda Bantul.

 

Reporter: Delly RBTV

Penyunting: Kirani