YOGYAKARTA - Museum Benteng Vredeburg yang terletak di titik nol kilometer Yogyakarta, kini mengoperasikan kawasan cagar budayanya hingga malam hari. Kebijakan ini diambil guna memberikan opsi ruang publik bersejarah yang ramah keluarga bagi masyarakat.

Area halaman dalam benteng ditata dengan pencahayaan khusus yang menonjolkan arsitektur bangunan peninggalan sejarah. Pengunjung dapat berjalan-jalan mengelilingi lorong benteng sambil membaca papan informasi sejarah yang disediakan pengelola.

Selain area museum, penataan ruang juga mencakup penyediaan fasilitas tempat duduk dan area komersial terbatas bagi UMKM lokal. Pengunjung dapat menikmati suasana malam perkotaan di dalam area cagar budaya yang teratur.

Pengelolaan arus pengunjung dilakukan secara ketat untuk memastikan tidak ada kerusakan pada struktur bangunan bersejarah. Petugas keamanan berjaga di beberapa titik area benteng selama jam operasional berlangsung.

Pengoperasian museum hingga malam hari ini mendapat respons positif dari warga yang membutuhkan area rekreasi edukatif di pusat kota. Keberadaan ruang ini menambah pilihan aktivitas budaya malam hari di Yogyakarta.

Penulis Artikel: Lindah Oktarina