KOTA YOGYAKARTA - Penutupan sementara operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta akibat sebaran abu vulkanik berdampak pada mobilitas masyarakat. PT KAI melakukan penambahan perjalanan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.

PT KAI Daop 6 Yogyakarta menambah dua perjalanan kereta api jarak jauh sebagai alternatf transportasi menuju Jakarta dan sekitarnya.

Perjalanan pertama merupakan KA tambahan relasi Yogyakarta-Gambir yang berangkat dari Stasiun Yogyakarta pukul 18.20 WIB. Sementara perjalanan kedua merupakan KA tambahan relasi Malang-Gambir. Kereta berangkat dari Malang pukul 20.15 WIB, melintasi Kertosono dan Solo, kemudian tiba di Stasiun Yogyakarta pukul 02.32 WIB. Setelah berhenti sejenak di Yogyakarta, kereta kembali berangkat menuju Gambir pukul 02.37 WIB.

PT KAI Daop 6 Yogyakarta mengimbau masyarakat yang membutuhkan perjalanan untuk memanfaatkan layanan kereta api sesuai jadwal yang tersedia.

“Hari ini KAI Daop 6 Yogyakarta menjalankan dua kereta api tambahan untuk mengakomodir masyarakat yang terdampak penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta. Ada dua kereta api tambahan yang dijalankan, yang pertama yaitu kereta tambahan Yogyakarta-Gambir yang berangkat pada pukul 18.20 dari Stasiun Yogyakarta, yang kedua yaitu kereta api tambahan Malang-Gambir yang berangkat dari Malang pada pukul 20.15 dan tiba di Stasiun Yogyakarta pada pukul 02.32, dan berangkat menuju Stasiun Gambir pada pukul 02.37” ujar Feni Novida selaku Manager Humas Daop 6 Yogyakarta.

Penambahan perjalanan ini diharapkan dapat membantu mengurai dampak gangguan transportasi udara, sekaligus memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat. PT KAI Daop 6 juga terus memantau perkembangan kondisi penerbangan dan kebutuhan penumpang untuk menyesuaikan layanan. 

Reporter : Agung RBTV
Penyunting Artikel : Danish