Sleman - Partai Persatuan Pembangunan atau PPP mulai mematangkan konsolidasi organisasi untuk menghadapi Pemilu 2029. Kepengurusan PPP di Yogyakarta periode 2026 hingga 2031 resmi dikukuhkan dengan target meningkatkan perolehan suara dan kursi legislatif.
Prosesi pelantikan pengurus DPW PPP DIY periode 2026 hingga 2031 diawali dengan pembacaan surat Keputusan, kemudian dilanjutkan dengan pengucapan sumpah pengurus yang dipandu Ketua Umum DPP PPP, Muhamad Mardiono.
Dalam kesempatan ini, Muhamad Mardiono menyerahkan pataka PPP kepada Muhammad Yazid yang kembali dipercaya memimpin DPW PPP DIY untuk periode 2026 hingga 2031.
Yazid bersama jajaran pengurus DPW, DPC, hingga PAC PPP se-DIY resmi dikukuhkan untuk menjalankan kepengurusan partai hingga lima tahun ke depan.
Memasuki persiapan Pemilu 2029, PPP di tingkat nasional memasang target perolehan 10 hingga 11 juta suara.
Untuk mengejar target tersebut, Mardiono menekankan pentingnya konsolidasi organisasi, mulai dari tingkat pusat hingga ke akar rumput.
“Tantangan kita sekarang harus meningkatkan pemulihan suara yang 8 juta, Insyaallah targetnya menjadi 10 sampai 11 juta. Persoalannya 10 sampai 11 juta harus berbanding lurus dengan menjadi suara juga di Provinsi dan Kabupaten/Kota. Nah, Pemilu yang lalu kita tidak berbanding lurus. Di Kabupaten/Kota mendapatkan 8 juta lebih, tapi di Provinsi tinggal 6 juta lebih, kemudian di pusat kita tinggal kurang dari 6 juta,” ujar Muhamad Mardiono selaku Ketua Umum PPP.
Sejalan dengan target nasional, PP DIY juga menyiapkan sasaran perolehan suara di daerah. Muhammad Yazid menyebut, penguatan struktur organisasi menjadi bagian penting dalam persiapan menghadapi Pemilu 2029.
Struktur DPW dan DPC disebut telah terbentuk, sementara pembentukan PAC di seluruh DIY telah mencapai sekitar 90 persen. Dari sisi perolehan suara, PPP DIY menargetkan mampu meraih 10 persen pada Pemilu 2029.
“DPW sudah terbentuk, DPC sudah terbentuk semuanya. Yang terakhir Gunungkidul dan Insyaallah PAC pun sudah terbentuk, walaupun belum 100 persen, kira-kira persen ada dua kabupaten yang belum maksimal, yaitu Bantul, dan Gunungkidul. Tapi, insyaallah kita lebih optimis daripada tahun-tahun yang lalu periode yang lalu. Karena insyaallah kita akan memaksimalkan konsolidasi, baik internal maupun eksternal,” ujar Muhamad Yazid selaku Ketua DPW PPP DIY.
Dengan struktur organisasi yang terus dikuatkan hingga tingkat kecamatan, PPP DIY kini mulai memfokuskan kerja organisasi pada konsolidasi dan persiapan Pemilu 2029.
Reporter: Tim Kabar Jogja - RBTV
Penyunting Artikel: Widya Zahra Saharani
