KOTA YOGYAKARTA - Puluhan pelajar dan mahasiswa di Yogyakarta turut ambil bagian dalam gelaran Fashion on the Street Prawirotaman 2026. Mereka tampil memperagakan beragam karya busana batik, di tengah Jalan Prawirotaman, Mergangsan, Kota Yogyakarta.

Puluhan model muda berlenggak-lenggok di tengah Jalan Prawirotaman Dua di Mergangsan, Kota Yogyakarta.

Bukan sekedar peragaan busana, ajang Fashion on the Street atau FOS Prawirotaman 2026 ini menjadi ruang bagi desainer dan pembatik muda untuk menunjukkan kreativitas mereka.

Mengusung tema "Contemporary Art Batik Evolution - Milenial Batik Revolution", beragam karya busana batik ditampilkan.

Sekitar 36 karya siswa SMA-SMK di Kota Yogyakarta, turut diperagakan. Tak hanya pelajar, sejumlah mahasiswa jurusan tata busana ISI Yogyakarta dan UNY, juga menampilkan 12 karya terbaiknya.

Desainer senior yang tergabung dalam komunitas dan asosiasi fesyen di Yogyakarta, turut memberikan sentuhan profesional dalam gelaran ini.

“Untuk menampilkan generasi muda, jadi memang kita yang mud aini harus turut berkarya, jadi jangan Cuma yang senior-senior, tapi yang muda-muda, memang ini lebih ke arah anak muda. Targetnya tetap Yogyakarta sebagai pusat fashion dunia, kemudian mengembalikan Prawirotaman sebagai pusat batik, dulunya banyak pembatik disini. Dengan Yogyakarta menjadi pusat fashion dunia, artinya kita mengaktifkan seluruh sektor” ujar Lanny Amborwati selaku desainer dan panitia FOS Prawirotaman.

Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah DIY, GKR Bendara, menilai, keterlibatan pelajar dan mahasiswa dalam gelaran ini, dinilai menjadi ruang penting untuk memperkenalkan talenta dan karya desainer muda Yogyakarta. Selain itu, Fashion on The Street juga memberikan warna baru bagi kawasan Prawirotaman, sekaligus memperkuat potensi pariwisata dan industri kreatif.

“Jadi sebuah variasi dari kampung wisata yang ada disini, bagus sekali kalau setiap tahun kita bisa agendakan rutin, tentunya menambah warna di Prawirotaman, semakin ramai dan banyak potensi-potensi yang bisa terekspos dengan adanya ini, tempatnya tepat sekali di Prawirotaman. Untuk mengangkat potensi wisata Prawirotaman dan juga untuk menggali potensi dari desainer-desainer muda kita agar bisa menambah warna dan juga kreatifitas UMKM yang ada di Yogyakarta” ujar GKR Bendara selaku Ketua BPPD DIY

Dari jalanan Prawirotaman, karya batik tak hanya dipamerkan, tetapi juga dihidupkam lewat kreativitas generasi muda. Fashion street ini diharapkan terus digelar, menjadi ruang kolaborasi, sekaligus memperkuat Prawirotaman sebagai kawasan wisata dan  kreatif di Yogyakarta. 

Repoter : Agung RBTV

Penyunting Artikel : Danish