KOTA YOGYAKARTA - Menjelang Peringatan Hari Jadi Kota Yogyakarta ke-270, sejumlah ruas jalan protokol mulai dihiasi ratusan penjor. Hiasan janur khas ini menjadi penanda kota Yogyakarta bersiap menyambut Wayang Jogja Night Carnival.
Nuansa tradisi terlihat di kawasan Tugu Yogyakarta, hingga Jalan Margo Utomo dan Malioboro. Deretan penjor berhiaskan janur kuning terpasang rapi di sepanjang jalan.
Kehadiran penjor tidak hanya memperkuat suasana perayaan, tetapi juga menjadi bagian dari identitas visual Kota Yogyakarta dalam menyambut perhelatan seni dan budaya.
Meski lokasi utama bergeser ke kawasan Tugu hingga Malioboro tetap dipercantik dengan dekorasi penjor, sekaligus menambah daya tarik dan memperkuat atmosfer perayaan di ruang publik kota.
“Dengan kita pindah ke Malioboro, itu bisa
memberikan ruang yang luas untuk penonton. Karena area yang bisa dipergunakan wisatawan
atau pengunjung untuk menonton Wayang Jogja Night
Carnival cukup panjang, sehingga mereka bisa menyaksikan dengan baik. Ada tujuh
titik sebelah utara Malioboro, kemudian
ada beberapa titik lainnya. Namun, saya tidak terlalu hafal tetapi ada di layout
yang tadi sudah kita buat. Kemudian, terkait himbauan, kami berharap ini tidak
hanya menjadi tanggung jawab kami, tetapi juga masyarakat" ucap Lucia Daning Krisnawati selaku Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta
Dengan ratusan penjor yang menghiasi sejumlah jalan protokol, suasana Kota Yogyakarta kini mulai berubah. Tradisi, seni, dan pariwisata berpadu menjelang puncak perayaan Hari Jadi Kota Yogyakarta.
Reporter: Agung RBTV
Penyunting Artikel: Purnasari Nuraini
