SLEMAN - Ratusan santri dan pengasuh Pondok Pesantren Modern Baitussalam, Prambanan, Sleman, menggelar salat istisqa atau salat memohon hujan. Kegiatan yang berlangsung di lapangan pondok pesantren ini menjadi bentuk kepedulian terhadap dampak kemarau panjang.
Di bawah bimbingan para ustaz dan ustazah, santri dan santriwati melaksanakan salat istisqa berjamaah sebanyak dua rakat. Meski sinar matahari terasa terik, para peserta tetap khusyuk menjalankan ibadah dan memanjatkan doa agar Allah SWT segera menurunkan hujan.
Salat istisqa ini digelar di tengah kemarau panjang yang berdampak pada berbagai wilayah. Kekeringan dan krisis air bersih menjadi persoalan yang dihadapi Masyarakat, sementara risiko kebakaran hutan dan lahan juga menjadi perhatian.
“Salat memohon ampun dan salat memohon hujan kepada Allah SWT, yaitu yang kita kenal dengan salat istisqa. Salat ini diselenggarakan dengan rangkaian-rangkaian acara yang mengawalinya. Idealnya, sebelum salat ini dilakukan, dilaksanakan rangkaian-rangkaian acara yang lain, yaitu puasa sunat selama tiga hari,” ujar Ali Muchsin selaku Imam Salat istisqa Ponpes Modern Baitussalam Prambanan.
Usai salat, para santri dan pengajar melanjutkan kegiatan dengan berdoa bersama, memohon agar hujan segera turun di wilayah-wilayah, yang terdampak kekeringan dan kebakaran. Mereka berharap kondisi tersebut segera membaik, sehingga kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi dan dampak kekeringan berkurang.
Reporter: Widi RBTV
Penulis Artikel: Widya Zahra Saharani
