Solo-Kementerian Kebudayaan mulai merevitalisasi, tiga belas titik di kawasan Keraton Kasunanan Surakarta, Jawa Tengah. Revitalisasi menggunakan anggaran, mencapai seratus lima puluh miliar rupiah.

Menteri kebudayaan, Fadli Zon melakukan peletakan batu pertama, revitalisasi Keraton Surakarta. Ini menjadi simbol dimulainya, perbaikan di 13 titik, di Kompleks Keraton.

Titik-titik tersebut, diantaranya Pagelaran, Sitinggil, Museum, Kasentanan, Panti Pidana, Keputren, Dalem  Ageng, hingga kawasan Kamandungan.

Fadli Zon menyebut, revitalisasi ini adalah, upaya melestarikan aset budaya di Indonesia, yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya nasional. Revitalisasi ini menelan dana APBN, sekitar 150 miliar rupiah.

“Sebagai bagian dari upaya untuk merevitalisasi aset-aset budaya kita, apalagi Keraton Kasunanan Hadiningrat sudah menjadi cagar budaya nasional. Ini juga merupakan perintah dari Bapak Presiden untuk melakukan revitalisasi Keraton, Istana, Museum, dan berbagai aset-aset budaya lainnya. Yang nanti akan kita sesuai dengan amanah Undang-Undang. Selain nanti dilindungi, di dalamnya tentu ada pelestarian dan perawatan, tapi juga bagaimana ini dikembangkan dan dimanfaatkan,” ujar Fadli Zon selaku Menteri Kebudayaan RI.

Revitalisasi di tiga belas titik ini, ditargetkan selesai, pada akhir 2026 mendatang. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan, konsep pengelolaan secara profesional, dan berkelanjutan.

 

Reporter: Rizki Budi Pratama, RBTV.

Peyunting: Kirani