RBTV JOGJA - Momen berkumpul bersama teman biasanya tidak lengkap tanpa foto bersama. Ponsel dikeluarkan, pose diatur, dan beberapa jepretan diambil agar semua orang mendapatkan hasil terbaik. Namun, di balik foto yang tersimpan di galeri, ada satu peran yang kerap luput diperhatikan: orang yang bertugas mengambil gambar.
Dalam sebuah kelompok pertemanan, tugas memotret terkadang diberikan kepada orang yang sama berulang kali. Kebiasaan tersebut bisa terjadi karena ia dianggap paling pandai mengambil gambar, memiliki ponsel dengan kamera yang bagus, atau memang terbiasa menawarkan diri.
Bagi sebagian orang, memotret teman bukanlah masalah. Mereka justru menikmati proses mencari sudut yang tepat dan memastikan semua orang mendapatkan foto yang bagus. Namun, ada pula yang mungkin ingin sesekali berganti posisi dan ikut masuk ke dalam bingkai.
Kebiasaan sederhana ini menarik untuk dilihat lebih jauh. Sebab, dalam aktivitas yang tampak sepele, terdapat cara sebuah kelompok membagi peran dan membangun kebersamaan.
Foto juga menjadi bagian penting dari cara anak muda menyimpan pengalaman. Hasilnya dapat dibagikan melalui media sosial, dikirim ke grup percakapan, atau sekadar disimpan sebagai dokumentasi pribadi.
Meski begitu, tidak semua orang memiliki pengalaman yang sama. Ada yang nyaman berada di balik kamera, ada pula yang lebih senang menjadi objek foto. Karena itu, memahami kebiasaan ini membutuhkan cerita langsung dari orang-orang yang mengalaminya.
Pada akhirnya, sebuah foto bersama bukan hanya tentang siapa yang terlihat di dalamnya. Ada pula orang di balik kamera yang turut membantu mengabadikan momen tersebut.
Penulis Artikel: Dyna Mulia Safitri
