YOGYAKARTA - Perawatan pakaian secara benar menjadi kunci utama untuk menjaga kualitas serat kain serta kecerahan warna agar tetap terlihat seperti baru. Kebiasaan mencuci yang salah seperti memcampur semua jenis kain dan warna sering kali menyebabkan pakaian cepat kusam dan rusak. Pemahaman mengenai teknik pemisahan dan pengaturan suhu air saat mencuci dapat memperpanjang usia pakai koleksi pakaian harian.
Langkah dasar yang wajib dilakukan sebelum mencuci adalah memisahkan pakaian berwarna gelap dari pakaian berwarna putih atau cerah. Pemisahan ini efektif mencegah risiko pemindahan zat warna atau luntur yang dapat merusak serat kain putih. Pembalikan posisi pakaian sehingga bagian dalam berada di luar juga melindungi permukaan luar kain dari gesekan mesin cuci.
Penggunaan takaran detergen yang pas sesuai dengan kapasitas beban cuci membantu menjaga kelembutan serat kain secara optimal. Busa detergen yang berlebihan justru sulit dibilas dan dapat meninggalkan sisa endapan kimia yang memicu rasa gatal pada kulit sensitif. Penggunaan pelembut pakaian dapat ditambahkan pada proses pembilasan terakhir untuk memberikan kesegaran aroma dan mengurangi kekakuan kain.
Proses pengeringan pakaian sebaiknya dilakukan dengan cara mengeringkan di tempat yang teduh dan memiliki sirkulasi udara lancar. Paparan sinar matahari langsung yang terlalu terik dapat memudarkan pigmen warna kain dan membuat bahan katun menjadi kaku. Penggunaan gantungan pakaian yang sesuai dengan bentuk bahu baju mencegah terjadinya perubahan bentuk atau kemuluran pada area leher.
Pengaturan suhu setrika harus disesuaikan dengan petunjuk perawatan yang tertera pada label baju untuk menghindari kain terbakar. Pakaian bertengger kualitatif atau berbahan lembut dapat dilapisi kain tipis saat disetrika untuk menjaga tekstur kain tetap halus. Perawatan pakaian yang konsisten tidak hanya menghemat anggaran belanja baju baru tetapi juga mendukung gaya hidup berkelanjutan.
Penulis Artikel: Lindah Oktarina
TEKNIK PEMELIHARAAN PAKAIAN AGAR AWET DAN TIDAK MUDAH LUNTUR

Komentar Pembaca
0 komentar · 0 balasan
Sampaikan pendapat dengan sopan dan sesuai fakta. Komentar tampil langsung dan dapat dimoderasi redaksi.
Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah pembaca pertama yang berkomentar.
Login dengan Google untuk mengirim komentar.
Login sebagai
Laporkan komentar
Pilih alasan yang paling sesuai agar redaksi dapat meninjau laporan Anda.