YOGYAKARTA- Dalam acara temu karya Taman Budaya diindonesia XXV 2026, terdapat 17 Taman Budaya dari berbagai Provinsi di Indonesia yang berkumpul di Taman Budaya Yogyakarta (TBY). Dalam acara  Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia XXV 2026,  kegiatan tersebut diadakan dari tanggal 28 September sampai 1 Oktober 2026.

Temu Karya tahun ini menjadi kesempatan kembali bagi Forum Taman Budaya seluruh Indonesia untuk diadakan di Yogyakarta setelah tidak digelar selama 25 tahun. Kegiatan tersebut menggunakan tema “Giyaning Rasa Mantraning Nusantara, Srawung Karya, Gulawenthah Budaya”.

Taman Budaya yang ikut dalam kegiatan tersebut berasal dari Sumatera Utara, Jambi, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Papua, Bali, dan Yogyakarta sebagai tuan rumah.

Rangkaian acara terdiri dari pembukaan, defile adat Nusantara, Forum Taman Budaya seluruh Indonesia, serta pertunjukkan seni yang disampaikan oleh perwakilan daerah. Kegiatan ini  memberi kesempatan bagi para pelaku budaya untuk berbagi ide dan pengalaman dalam memajukan budaya di wilayah masing-masing.

Selain acara utama, TBY juga menyelenggarakan beberapa kegiatan pendukung. Di antaranya ada Suluh Semurup Art Festival yang menampilkan karya seni rupa dari para seniman yang mengalami distabilitas, Pojok Kreatif  Taman Budaya yang menjadi tempat untuk pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM lokal, pertunjukkan musik orkestra, serta tampilan karawitan.

Temu Karya Taman Budaya XXV 2026 juga bagian dari upaya memperkuat ekosistem kebudayaan. Pertemuan antardaerah ini diharapkan bisa menciptakan kesempatan kerja sama antara para seniman, komunitas, pemerintah, dan masyarakat.

Kegiatan ini menunjukkan bahwa budaya tidak hanya tentang melestarikan tradisi, tetapi juga bisa berkembang dengan pertukaran gagasan, karya, dan kreativitas dari berbagai daerah.

Penulis Artikel: Kirani Saragih