BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul bersama TNI resmi membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Tahun 2026. Pembukaan dilaksanakan di Lapangan Kamijoro, Sendangsari, Pajangan, Bantul.

Program TMMD Reguler ke-130 Tahun 2026 ini menjadi wujud sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa sekaligus memperkuat semangat gotong royong.

Dipusatkan di Dusun Jaten, Kalurahan Sendangsari, kegiatan ini berlangsung hingga 11 November 2026 dengan melibatkan personel gabungan dan partisipasi aktif masyarakat.

Sasaran pembangunan fisik meliputi pengecoran jalan sepanjang 290 meter, pengerasan jalan sepanjang 200 meter, pembangunan talud sepanjang 800 meter, serta perbaikan lima unit rumah tidak layak huni (RTLH). Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga menggelar berbagai kegiatan nonfisik untuk meningkatkan pemberdayaan dan ketahanan masyarakat.

Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI, pemerintah daerah, dan rakyat.

“Kebetulan hari ini di Sendangsari dilakukan pembukaan TMMD. Harapan kami tentu melalui kegiatan ini masyarakat bisa semakin terbantu, akses-akses yang selama ini kurang baik menjadi lebih baik ke depannya. Kebetulan yang dibangun akses antar yang menghubungkan area-area pertanian, mudah mudahan nanti hasil panen petani itu mudah untuk bisa dipasarkan melalui kegiatan yang dilaksanakan. Selain itu, kita melaksanakan kegiatan TMMD ini berupa penyuluhan,” ujar Afif Umahatun selaku Kepala DPMKal Kabupaten Bantul.

Untuk mendukung kegiatan ini, sekitar 300 personel gabungan diterjunkan setiap hari, meliputi unsur TNI-Polri, instansi daerah, dan aparat kalurahan. Program ini juga melibatkan partisipasi aktif sekitar 140 warga setempat.

“Di mana kali ini kita melaksanakan kegiatan fisik dan non fisik. Untuk fisiknya kita ada kekerasan jalan 200 m, ada cor beton 190 m, kemudian ada talud sepanjang 600 m, beberapa gorong-gorong dan rumah tidak layak huni, serta beberapa titik sumber air. Semuanya ini juga didukung oleh pemerintah daerah, dan kerja sama dengan seluruh substansi dari Kepolisian, Dewan, kemudian Kepala Dinas, yang bersama-sama mewujudkan kesejahteraan Bantul. Untuk upacara kali ini melibatkan kesenian dan UMKM, pelibatan kurang lebih 150 masyarakat nanti bersama-sama di titik yang akan dilaksanakan kegiatan-kegiatan secara fisik. Tapi juga non fisik itu melibatkan masyarakat, pembinaan mental dengan bersama-sama sosialisasi kemudian di beberapa item,” ujar Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono selaku Danrem 072/Pamungkas.

 Melalui TMMD Reguler ke-130, pembangunan desa diharapkan semakin maju, sekaligus memperkuat kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.

 

Reporter: Delly RBTV

Penyunting Artikel: Widya Zahra Saharani