KULON PROGO - Uji coba program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sistem prasmanan mulai diterapkan di Kabupaten Kulon Progo. SD Muhammadiyah Bantar, Sentolo, menjadi salah satu sekolah sasaran uji coba yang dilaksanakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda DIY Sentolo pada 5 hingga 16 Oktober 2026.

Kepala SPPG Polda DIY Sentolo, Suci Rahayu, menyebut uji coba ini melibatkan 47 siswa kelas lima dan enam. Setelah sepekan berjalan, masih ditemukan kendala dalam kesiapan petugas dan siswa yang membantu proses penyaluran makanan. Namun, kendala tersebut dinilai terjadi karena belum terbiasa dengan sistem prasmanan.

Meski demikian, sistem prasmanan dinilai mempercepat proses distribusi makanan dibandingkan metode ompreng yang selama ini diterapkan.

Suci memastikan makanan yang disajikan, baik melalui sistem prasmanan maupun ompreng, tetap dijaga kualitas dan kelayakannya. Pemeriksaan dilakukan secara berlapis, mulai dari SPPG hingga pengecekan ulang di sekolah penerima.

“Untuk uji coba MBG Prasmanan ini kita sudah mulai dari tanggal 5 Oktober hari Senin kemarin hingga saat ini, dan insyaallah akan berlangsung itu sampai 16 Oktober nanti. Selama uji cobanya alhamdulillah lancar, semoga tidak ada kendala apapun nantinya untuk kedepannya, dan harapannya mungkin nanti dari uji coba ini bisa memberikan dampak positif untuk keberlangsungan MBG berikutnya,” ujar Suci Rahayu selaku Kepala SPPG Polda DIY Sentolo.

 

Reporter: Bagas RBTV

Penyunting Artikel: Widya Zahra Saharani