BANTUL - Seorang warga di Tembi, Sewon, Bantul, berinovasi memanfaatkan tanaman air azolla sebagai campuran pakan ternak unggas. Inovasi ini dilakukan untuk menghemat biaya pakan pabrikan, sekaligus menjaga kesehatan dan pertumbuhan ternak.

Azolla merupakan tumbuhan paku air yang dapat dibudidayakan di kolam, dan bisa diintegrasikan dengan budidaya ikan. Di kolam milik Suharjiyo, azolla dimanfaatkan sebagai sumber paka tambahan untuk ayam, itik dan mentok.

Pertumbuhan azolla didukung nutrisi dari kotoran ikan, maupun pupuk kandang yang ditempatkan dalam kantong berlubang. Menurut Suharjiyo, azolla dipilih karena dapat menekan penggunaan pabrikan, seperti bekatul, BR, dan sentrat. Dalam uji coba, azolla dikombinasikan dengan pakan pabrikan dan tambahan keong sawah. 

Hasilnya, ternak makan lebih lahap dan pertumbuhannya dinilai lebih baik. Budidaya azolla juga tergolong cepat, dari dua kilogram bibit yang ditebar, dalam waktu sekitar 15 hingga 20 hari, tanaman telah memenuhi kolam seluas empat kali enam meter persegi.

“Ini kurang lebih satu tahun kita coba dan hasilnya alhamdulillah bagus. Untuk mengurangi cost pakan pabrikan. Kalau di persenkan mungkin sampai 50 persen. Ya alhamdulillah bagus pertumbuhannya, untuk mentoknya juga cepat besar dan sehat” ujar Suharjiyo selaku peternak.

Untuk menjaga pertumbuhan, pemanenan azolla dilakukan secara terbatas, maksimal sekitar 30 persen dari luas sebaran tanaman. Melalui sistem ini, budidaya ikan, unggas, dan azolla dapat saling terintegrasi, sekaligus menjadi alternatif usaha pangan mandiri di rumah. 

Reporter : Delly RBTV

Penyunting Artikel : Danish