GUNUNGKIDUL - Peringatan Hari Jadi Kabupaten Gunungkidul ke-196 berlangsung meriah sekaligus penuh nuansa kepedulian sosial. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menggelar konser amal bernuansa tempo dulu di Alun-Alun Wonosari untuk menggalang donasi bagi warga yang terdampak kekeringan dan krisis air bersih.
Denting musik Melayu yang dibawakan oleh Orkes Melayu Lorenza sebagai bintang tamu utama sukses mewarnai jalannya acara. Suasana masa lampau tak hanya terasa dari penataan panggung, tetapi juga dari gaya berbusana para penonton yang tampil unik dengan pakaian bernuansa jadul.
Namun, di balik kemeriahan pesta rakyat tersebut, terselip misi sosial yang mendalam. Para pengunjung diajak untuk menyisihkan donasi secara sukarela. Seluruh dana yang terkumpul akan disalurkan untuk mendukung bantuan penyediaan air bersih melalui skema dropping ke wilayah-wilayah terdampak kemarau panjang di Gunungkidul.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wadah kebersamaan warga untuk saling membantu sesama.
"Malam
ini kita menggelar pesta rakyat, bukan sekadar memberikan hiburan, tetapi ini
bagian semoga warga Gunungkidul sekaligus konser ini untuk amal. Sampai detik
ini terkumpul 124 juta rupiah dan masih berjalan. Ini hanya saweran sukarela.
Untuk Kepala-Kepala OPD tadi kita sampaikan dalam narasi kita minimal satu
tangki, tapi sebenarnya beramal itu tidak boleh dipaksa" ujar Endah
Subekti Kuntariningsih selaku Bupati Gunungkidul.
Melalui momentum Peringatan Hari Jadi ke-196 ini, semangat gotong royong dan berbagi antarwarga diharapkan terus terjalin, sehingga bantuan air bersih yang terkumpul dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
Reporter: Agung RBTV
Penyunting Artikel: Lindah
