Gunungkidul - Dunia pariwisata dan tren gaya hidup sehat di Daerah Istimewa Yogyakarta kembali dihebohkan oleh keberadaan destinasi yang baru dan sangat menawan. Proyek pembangunan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di segmen Kelok 18 yang kini populer dengan sebutan Kelok 23 telah menarik banyak perhatian warga lokal maupun wisatawan dari luar daerah. Meskipun jalanan ini yang menghubungkan wilayah Kabupaten Bantul dan Kabupaten Gunungkidul ini belum sepenuhnya diresmikan secara resmi untuk lalu lintas kendaraan umum, kawasan ini pun sukses menjadi spot olahraga dan tempat liburan dadakan yang seru tiap Sabtu dan Minggu.
Daya tarik utama dari kelok 23 terletak pada perpaduan keindahan infrastruktur modern dan pemandangan alam yang begitu memukau. Jalan beraspal mulus yang berkelok-kelok di atas perbukitan kapur ini menyuguhkan pemandangan Samudra Hindia dari ketinggian. Fenomena ini dimanfaatkan oleh ribuan masyarakat untuk melakukan aktivitas olahraga, seperti lari pagi (jogging), bersepeda (cycling), hingga jalan santai bersama keluarga. Pada akhir pekan, suasana di sepanjang kelok 23 berubah menjadi sangat meriah. Banyak komunitas olahraga yang memilih tempat ini untuk tempat favorit karena jalanannya yang menanjak sekaligus menyegarkan mata.
Selain berfungsi sebagai ruang terbuka untuk berolahraga, tempat ini juga menghidupkan perekonomian masyarakat sekitar. Kehadiran para pengunjung membuat para pedagang kaki lima yang berjualan aneka jajanan pasar, minuman segar, hingga kopi seduh. Keramaian tempat olahraga dadakan ini membuktikan kalau pembangunan jalan tidak cuma buat memperlancar lalu lintas, tapi juga bisa menjadi tempat untuk kumpul yang seru buat semua orang.
Bagi para pengunjung, berolahraga di kelok 23 memberikan sensasi tersendiri. Udara segar perbukitan yang bertiup dari arah Selatan memberikan kesegaran yang alami di Tengah hiruk-pikuk perkotaan. Momen matahari terbit (sunrise) dan matahari terbenam (sunset) menjadi waktu favorit yang selalu ditunggu-tunggu oleh pengunjung untuk berfoto atau sekadar menikmati indahnya alam. Dengan kepopulerannya yang sangat meluas di media sosial, kelok 23 diprediksi akan menjadi ikon anyar sport tourism unggulan di Yogyakarta yang memperkuat potensi pariwisata daerah di masa depan.
Penulis Artikel: Widya Zahra Sahrani
