SOLO - Menghadapi berbagai bencana, termasuk kebakaran di TPA Putri Cempo, jajaran Pemkot Surakarta menggelar Salat Istisqa atau meminta hujan. Doa bersama ini menjadi bentuk ikhtiar spiritual, memohon keselamatan dari berbagai bencana. 

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, ASN Pemkot Surakarta, serta warga menggelar Salat Istisqa di area Balai Kota Surakarta. Mereka juga berdoa bersama meminta turunnya hujan agar sejumlah bencana kebakaran di Indonesia dapat segera padam. 

Diketahui, Kota Solo juga tengah terjadi bencana kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo. Udara panas dan angin kencang akibat kemarau panjang disebut menyulitkan upaya pemadaman.

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi mengatakan, doa bersama ini menjadi salah satu ikhtiar. Sebelumnya, berbagai upaya telah dilakukan Pemkot Surakarta, berkolaborasi dengan berbagai pihak dan masyarakat.

“Semoga bencana di Kota Solo dan di seluruh Indonesia, ada erupsi, kebakaran hutan, di NTT dan seluruh Indonesia bahkan di belahan bumi yang lain. Berinisiasi untuk berdoa bersama, bentuk ikhtiar sudah kita kerjakan, bentuk tawakal juga sudah, tinggal kita serahkan kepada yang maha pencipta. Kita mendoakan keaadan alam kita, bangsa kita kedepannya lebih baik lagi” ujar Respati Ardi selaku Wali Kota Surakarta. 

Sementara itu, upaya pemadaman api yang membakar tumpukan sampah di TPA Putri Cempo Solo masih terus berlangsung. Terhitung sudah sepekan kebakaran melanda tempat pembuangan akhir tersebut. 

Reporter : Rizki Budi Pratama RBTV

Penyunting Artikel : Danish