KULON PROGO - Seorang lansia di Banyuroto, Nanggulan, Kulon Progo, menerima bantuan tanggap darurat dari Pemerintah Kabupaten Kulon Progo bersama BAZNAS setelah rumahnya ludes terbakar.
Jemirin (73 tahun) kehilangan huniannya dalam kebakaran yang terjadi Rabu, 30 september 2026. Api diduga bermula dari sisa bara api di dapur yang lupa dimatikan usai memasak.
Bara api kemudian kembali menyala setelah tertiup angin dan dengan cepat membesar hingga menghanguskan tujuh bangunan semipermanen berbahan gedek.
Beruntung, Jemirin berhasil menyelamatkan diri. Sejak kejadian, lansia yang telah menempati rumah tersebut selama sekitar 40 tahun ini untuk sementara tinggal di tenda.
“Sebagai keluarga, saya mengucapkan banyak terimakasih. Nanti ke depannya kaka saya hidup di sini bisa tennag, bisa membuat rumah lagi, bisa berguyub kepada teman-teman petani lingkungan,” ujar Tujo selaku Kerabat Jemirin.
Jemirin yang sehari-hari bertani dan tinggal seorang diri menerima bantuan uang tunai sebesar satu juta rupiah untuk memenuhi kebutuhan mendesak.
BAZNAS Kulon Progo juga akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten terkait kemungkinan bantuan perbaikan hunian dalam jangka panjang.
Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban Jemirin sekaligus membantu memulihkan kebutuhannya setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran.
“Hari ini kita memberikan bentuk kepedulian dari BAZNAS Kabupaten Kulon Progo, memberikan bantuan kepada warga yang memang kebetulan hari ini kena musibah kebakaran, rumahnya habis terkena kebakaran. Terkait dengan nanti tingkat lanjutnya kita serahkan kepada warga setempat, Dukuh, RT, dan RW. Harapan kami memang segera ini untuk dibuatkan rumah huni yang kemudian layak sebagai nanti tempat tinggal,” ujar Sugiyanta selaku BAZNAS Kulon Progo.
Reporter: Bagas RBTV
Penyunting Artikel: Widya Zahra Saharani
