KARANGANYAR, JAWA TENGAH - Kuliner khas Boyolali, mangut kepala manyung Randusari, kini hadir di Karanganyar. Dikenal dengan cita rasa ikan asap, kuah santan, dan racikan rempah yang kuat, kuliner ini memiliki pelanggan dari berbagai daerah di Soloraya.

Kuliner khas Boyolali, mangut kepala manyung Randusari, kini bisa dinikmati warga Karanangyar. Warga tidak perlu jauh-jauh menuju Randusari, Boyolali, untuk menikmati sajian ikan asap dengan kuah santan dan rempah tersebut.

Mangut kepala manyung Randusari membuka cabang di kawasan belakan Amigo Badran Asri, Karanganyar. Kekuatan utama sajian ini terletak pada kepala ikan manyung yang diasap, kemudian dimasak bersama kuah santan dan racikan bumbu rempah.

Aroma ikan asap berpadu dengan rasa gurih dan pedas,serta kuatnya rempah yang meresap ke dalam daging ikan, cita rasa inilah yang menjadi daya tarik mangut kepala manyung Randusari, hingga memiliki pelanggan dari berbagai kota di Soloraya.

“Manyung ini luar biasa, karena saya sudah beberapa kali, baik yang masih di Randusari sampai buka cabang disini saya bela-belain kesini meskipun rumah saya Kleco tapi saya nekat kesini karena rasanya memang nagih terus” ujar Kristiwi selaku pengunjung asal Kleco.

Kehadiran cabang di Karanganyar, sekaligus memperluas pilihan kuliner berbahan ikan bagi masyarakat. Mangut kepala manyung juga menjadi salah satu contoh olahan hasil laut yang dipadukan dengan kekayaan rempah nusantara.

“Kita jualannya memang khusus untuk menu ikat kepala manyung, ikan manyung itu ikan laut, kita ada beberapa varian masakan dari mulai kepalanya kita masak mangut, dagingnya juga kita masak mangut, dan dagingnya digoreng. Jadi kita memang spesialis masak kepala ikan saja” ujar Ari Sulistyana selaku pemilik resto. 

Kini cita rasa khas Randusari Boyolali hadir lebih dekat bagi masyarakat Karanganyar dan sekitarnya.

Reporter : Heru Warsito RBTV

Penyunting Artikel : Danish