SOLO - Pemkot Surakarta mencairkan alokasi anggaran belanja tidak terduga sebesar 2,2 milyar rupiah, untuk penanganan kebakaran TPA Putri Cempo. Sementara itu, upaya pemadaman api terus menunjukkan progres.

Sejak ditetapkan status tanggap darurat, Pemkot Surakarta mencairkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk penanganan kebakaran di TPA Putri Cempo. Anggaran sebesar 2,2 milyar rupiah tersebut digunakan operasional.

Selain itu, upaya pemadaman juga masih terus berlangsung. Lebih dari sepekan upaya tersebut sudah menunjukkan progres signifikan.

“Untuk Blok C dan Blok B1 itu sudah terkendali, kemudian untuk Blok B sisi sebelah selatan, barat letter L juga sudah kita kondisikan, sehingga ada progress yang menurut kami, yang kita pantau lewat ground thermal sudah sangat signifikan kalau dibandingkan dengan beberapa hari yang lalu” ujar Ari Dwi Daryatmo selaku Kepala BPBD Surakarta.

Sementara itu, BPBD Surakarta juga telah menerima bantuan tiga alat ekskavator. Pemkot Surakarta juga tengah mengupayakan permohonan Dana Siap Pakai (DSP) kepada Badan Nasional Penganggulangan Bencana.

Reporter : Rizki Budi Pratama RBTV

Penyunting Artikel : Danish