YOGYAKARTA — Penggunaan peralatan rias seperti kuas dan sponge makeup telah menjadi bagian dari rutinitas kecantikan harian bagi banyak perempuan. Namun, tingkat kebersihan alat aplikator tersebut sering kali luput dari perhatian pemakainya.
Aplikator makeup yang dipakai berulang kali akan menampung sisa produk kosmetik, minyak alami wajah, serta tumpukan sel kulit mati. Lingkungan alat yang lembap dan kotor menjadi sarang potensial bagi perkembangan bakteri.
Ketika kuas atau sponge yang kotor diusapkan kembali ke permukaan wajah, kotoran dan bakteri akan berpindah ke dalam pori-pori kulit. Penyumbatan ini dapat memicu reaksi peradangan yang berkembang menjadi jerawat.
Tekstur bulu kuas yang mengeras akibat gumpalan sisa kosmetik lama juga berisiko menimbulkan iritasi serta kemerahan pada kulit sensitif. Hasil pengaplikasian kosmetik pun menjadi kurang halus dan tidak merata.
Membersihkan peralatan makeup secara rutin menggunakan sabun pembersih lembut dan air hangat sangat disarankan minimal satu minggu sekali. Pengeringan alat secara alami di area bersirkulasi udara baik menjaga aplikator tetap higienis.
Penulis: Lindah Oktarina