YOGYAKARTA - Dunia olahraga tidak hanya hadir melalui pertandingan dan prestasi atlet, tetapi juga melalui karya seni dan cerita bergambar. Salah satu sosok yang dikenal lewat manga bertema olahraga adalah Tetsuya Chiba, komikus legendaris asal Jepang yang menghadirkan kisah perjuangan, persahabatan, dan kehidupan para tokohnya.


Tetsuya Chiba dikenal luas sebagai ilustrator manga Ashita no Joe, salah satu karya bertema tinju yang berpengaruh dalam sejarah manga Jepang. Selain karya tersebut, terdapat sejumlah manga olahraga lain yang turut menjadi bagian dari perjalanan kariernya.


Salah satunya adalah Ashita no Joe yang terbit pada 1968 hingga 1973. Manga ini mengikuti perjalanan Joe Yabuki, seorang pemuda yang menemukan tujuan hidup melalui dunia tinju. Ceritanya menggambarkan perjuangan menjalani latihan berat, menghadapi lawan tangguh, hingga mengejar impian menjadi petinju hebat.


Karya berikutnya adalah Ore wa Teppei yang terbit pada 1973 hingga 1980. Manga ini mengisahkan Teppei Uesugi, anak laki-laki dengan kemampuan fisik luar biasa yang mulai mengenal olahraga bisbol setelah memasuki dunia sekolah.


Ada pula Notari Matsutarō, manga yang terbit pada 1973 hingga 1993. Ceritanya berpusat pada Matsutarō Sakaguchi, pria bertubuh besar yang memasuki dunia sumo. Meski memiliki sifat santai dan kurang disiplin, ia menyimpan kekuatan serta bakat luar biasa sebagai pegulat.


Karya keempat adalah Chikai no Mahiru, manga klasik bertema bisbol yang mengisahkan Hikaru Ninomiya, seorang pelempar bola atau pitcher berbakat dengan lemparan legendaris yang dikenal sebagai makyu.


Keempat karya tersebut memperlihatkan bagaimana olahraga dapat diangkat menjadi cerita yang memadukan perjuangan, persaingan, dan kehidupan para tokohnya. Melalui manga, dunia olahraga juga dapat dikenal dan dinikmati oleh pembaca dari berbagai generasi.


PENULIS ARTIKEL: DYNA MULIA SAFITRI