SOLO - Menjelang musim penghujan, Pemerintah Kota Surakarta menggelar gladi lapang kesiapsiagaan bencana banjir di Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta. Kegiatan ini dilakukan untuk menguji kesiapan petugas sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
Kawasan Kota Solo, khususnya wilayah yang berada di dekat aliran Sungai Bengawan Solo, menjadi salah satu daerah yang berpotensi terdampak banjir. Oleh karena itu, simulasi digelar di Jalan Sungai Serang, Kelurahan Mojo, dengan melibatkan berbagai unsur penanganan bencana.
Simulasi diawali dengan aktivitas warga seperti kondisi sehari-hari. Tidak berselang lama, hujan deras disimulasikan turun hingga memicu banjir dan pohon tumbang. Dalam kondisi darurat tersebut, tim gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, hingga relawan bergerak melakukan evakuasi dan penyelamatan korban.
Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, turut hadir dan mengapresiasi pelaksanaan gladi lapang tersebut. Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi berbagai pihak dalam mempersiapkan diri menghadapi musim penghujan.
Sementara itu, BPBD Surakarta memilih Kelurahan Mojo sebagai lokasi simulasi karena kawasan tersebut termasuk wilayah rawan banjir. Letaknya yang berdekatan dengan Sungai Bengawan Solo membuat daerah ini berpotensi terdampak luapan air ketika terjadi hujan deras.
Kepala BPBD Kota Surakarta, Ari Dwi Daryatmo, mengatakan kawasan Mojo memiliki jumlah warga yang cukup besar sehingga kesiapsiagaan masyarakat menjadi hal penting dalam menghadapi bencana.
“Kita berada di salah satu kelurahan yang kita pandang rawan bencana banjir, di Kelurahan Mojo. Lebih sekitar 300 orang, sehingga simulasi pada hari ini merupakan rangkaian uji coba untuk menyimulasikan nanti ketika terjadi banjir semuanya sudah siap,” ujar Ari Dwi Daryatmo, selaku Kepala BPBD Kota Surakarta.
Gladi lapang ini juga melibatkan warga sekitar agar masyarakat memahami jalur serta tahapan evakuasi ketika banjir terjadi. Dengan adanya simulasi tersebut, kesiapan petugas dan warga diharapkan semakin baik sehingga proses penyelamatan dapat dilakukan secara lebih terarah saat menghadapi kondisi darurat.
REPORTER: RIZKI BUDI PRATAMA RBTV
PENULIS ARTIKEL: DYNA MULIA SAFITRI

Komentar Pembaca
0 komentar · 0 balasan
Sampaikan pendapat dengan sopan dan sesuai fakta. Komentar tampil langsung dan dapat dimoderasi redaksi.
Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah pembaca pertama yang berkomentar.
Login dengan Google untuk mengirim komentar.
Login sebagai
Laporkan komentar
Pilih alasan yang paling sesuai agar redaksi dapat meninjau laporan Anda.