SOLO - Pemkot Surakarta akan menertibkan juru parkir liar, lewat program alih profesi. Pemkot juga akan menggratiskan tarif parkir di atm, minimarket, dan rumah ibadah.
Hal tersebut disampaikan, Wali kota Surakarta, Respati Ardi, dalam kegiatan sosialisasi dan pelatihan, pengelola serta petugas parkir, di aula Polresta Surakarta.
Respati mengatakan upaya penertiban, dan penggratisan parkir, di sejumlah titik ini, untuk memberikan kenyamanan, dan kepastian bagi masyarakat.
Pemkot Surakarta menggerakkan tim gabungan, dari dinas perhubungan, satpol PP serta
berkoordinasi dengan pihak kepolisian. Pemkot juga menyiapkan program alih
profesi, bagi juru parkir, bila jumlahnya melebihi kebutuhan.
“Pertama dan utama adalah jukir liarnya. Mereka juga
tidak sepakat kalau ada jukir liarnya. Jadi jukir liarnya akan kita tertibkan,
itu yang pertama. Yang kedua, konversi pengurangan jukir. Dengan apa, Dengan
rumah siap kerja. Sudah kita siapkan pelatihan untuk driver, petugas
kebersihan, untuk security, dan lain-lain. Pelan-pelan kita kurangi, karena kan
ada lag jumlahnya, jumlah titik parkir dan jukirnya. Sehingga tidak ada lagi
banyak titik-titik parkir. Dan yang ketiga yang terakhir adalah ATM,
minimarket, rumah ibadah, kita upayakan untuk gratis semuanya” ujar Respati Ardi selaku Wali Kota Surakarta.
Lebih jauh, Respati meminta bantuan masyarakat, untuk tak segan melaporkan, bila
mendapati adanya pungutan liar, melebihi ketentuan, atau tidak adanya pemberian
karcis parkir, sesuai dengan aturan.Reporter: Rizki Budi Pratama RBTV
Penyunting: Kirani Saragih

Komentar Pembaca
0 komentar · 0 balasan
Sampaikan pendapat dengan sopan dan sesuai fakta. Komentar tampil langsung dan dapat dimoderasi redaksi.
Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah pembaca pertama yang berkomentar.
Login dengan Google untuk mengirim komentar.
Login sebagai
Laporkan komentar
Pilih alasan yang paling sesuai agar redaksi dapat meninjau laporan Anda.