KOTA YOGYAKARTA - Aktivitas di kawasan Malioboro, Yogyakarta, mulai kembali normal pasckerusuhan Rabu malam. Arus lalu lintas kembali dibuka, sementara Pemerintah Daerah bersama petugas dan warga bergotong royong membersihkan serta memperbaiki fasilitas yang rusak.

Suasana kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, Kamis pagi berangsur kondusif usai kerusuhan dalam aksi unjuk rasa pada Rabu malam.

Akses lalu lintas yang sempat ditutup kini kembali dibuka, sementara sejumlah pertokoan mulai beroperasi kembali.

Pemerintah Daerah DIY bersama Pemerintah Kota Yogyakarta menggelar aksi bersih-bersih dan pemulihan kawasan. Kegiatan ini dipimpin Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, dengan melibatkan ratusan ASN, petugas pemadam kebakaran, serta warga sekitar.

Petugas membersihkan sampah dan puing, menghapus coretan vandalisme, serta mendata fasilitas umum yang rusak untuk diperbaiki.

Kerusuhan terutama di depan Kantor DPRD DIY menyisakan kerusakan pada sejumlah fasilitas, di antaranya mesin ATM dan kursi pedestrian. Pagar Kantor DPRD DIY juga dicat ulang, sementara aparat kepolisian masih berjaga di lokasi.

“Kawasan Malioboro ini adalah kawasan milik kita semua, jadi kita harus jaga dari sisi kenyamanan dan keamanan wisatanya. Apapun itu, banyak orang yang mencari rezeki di kawasan ini. Pemerintah DIY sangat menyayangkan aksi anarkis yang merusak fasilitas publik. Pemulihan terus dilakukan dengan cepat agar kawasan Malioboro kembali aman, bersih, dan nyaman bagi masyarakat serta wisatawan,” ujar Ni Made Dwipanti Indrayanti selaku Sekretaris Daerah DIY.

Pemerintah DIY menyayangkan aksi anarkis yang merusak fasilitas publik. Pemulihan terus dilakukan agar kawasan Malioboro kembali aman dan nyaman bagi masyarakat serta wisatawan

 

Reporter: Agung RBTV

Penyunting Artikel: Widya Zahra Saharani