KULON PROGO - Warga Hargomulyo, Kokap, Kulon Progo, antusias menyerbu pasar murah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY. Sejumlah kebutuhan pokok diburu warga karena ditawarkan dengan harga yang lebih terjangkau.
Harga yang lebih murah dibandingkan di warung membuat warga Kalurahan Hargomulyo, Kokap, Kulon Progo, antusias memanfaatkan pasar murah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY.
Kondisi ekonomi yang dinilai masih sulit membuat warga memanfaatkan kegiatan ini untuk membeli sembako, bahkan menyimpannya sebagai stok kebutuhan rumah tangga.
Harga minyak goreng kemasan dua liter yang di warung dijual sekitar Rp46.000,00, di pasar murah ini hanya dibanderol Rp43.000,00. Sementara itu, tepung terigu yang di warung mencapai Rp13.000,00, di pasar murah hanya dijual Rp10.000,00. Berbagai komoditas lain seperti bawang, gula, hingga cabai juga ditawarkan dengan selisih harga Rp1.000,00 hingga Rp3.000,00 per kilogram.
"Kalau di warung kan mahal, sisanya beli bumbunya. Kalau di warung bisa sampai Rp46.000,00," ujar Ngatimah selaku warga.
Berdasarkan pemantauan dinas, harga sejumlah komoditas di DIY pada awal November masih relatif stabil. Kenaikan harga terlihat pada komoditas tepung, sedangkan harga minyak goreng masih terkendali karena pasokan dari Pulau Jawa masih melimpah.
Pasar murah ini digelar dengan melibatkan sejumlah distributor, dengan total sembako yang didatangkan mencapai 14 ton. Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini dinilai cukup tinggi. Kegiatan serupa diharapkan dapat terus membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Harga di pasar sendiri di DIY untuk bulan November awal ini masih cukup ramah. Beberapa komunitas yang terbatal sedikit naik, tapi yang lainnya masih ramah. Pasar murah ini digelar dengan melibatkan sejumlah distributor dengan total sembako yang didatangkan mencapai 14 ton,” ujar Rizaldi Purwanta Riyanto selaku Pengawas Perdagangan Disperindag DIY.
Reporter: Bagas RBTV
Penyunting Artikel: Widya Zahra Saharani

Komentar Pembaca
0 komentar · 0 balasan
Sampaikan pendapat dengan sopan dan sesuai fakta. Komentar tampil langsung dan dapat dimoderasi redaksi.
Belum ada komentar yang ditampilkan. Jadilah pembaca pertama yang berkomentar.
Login dengan Google untuk mengirim komentar.
Login sebagai
Laporkan komentar
Pilih alasan yang paling sesuai agar redaksi dapat meninjau laporan Anda.